Kemenag Tegaskan Pentingnya Pembelajaran yang Benar bagi Siswa Madrasah
Abdul Rahman Ahdori
BATAM, (ERAKINI) - Konsultan Manajemen Madrasah Reform, Kementerian Agama (Kemenag), Bambang Iriyanto, mengungkap pentingnya pembelajaran yang benar bagi siswa madrasah, terkhusus yang ada di daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan).
Menurut dia, jika siswa tidak dibekali dengan pembelajaran yang benar, anak didik tersebut akan menjadi beban negara, beban keluarga dan beban sosial.
“Maka dari itu, proyek ini (Madrasah Reform) salah satu fokusnya itu kepada gurunya. Gurunya kita perbaiki, ditambah lagi cara mengajarnya, pengetahuannya, keterampilannya,” kata Bambang Iriyanto saat menutup kegiatan Pelatihan Guru dan Kepala Madrasah Daerah 3T di Aston Hotel, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/7/2024) malam.
Pria yang biasa disapa Bambang ini kemudian mengapresiasi para pelatih yang merupakan praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain sabar membersamai peserta, para pelatih pada kegiatan itu, ucap Bambang terampil dalam upayanya meningkatkan kapasitas guru madrasah.
“Saya tidak ragu-ragu, Bapak/Ibu punya ilmu Andragogi. Jadi cara mengajar orang dewasa beda dengan mengajar murid. Saya tidak melihat para fasilitator itu memposisikan peserta sebagai muridnya,” tuturnya.
Bambang menjelaskan, banyak peserta pelatihan yang terbuka lebar dan terinspirasi untuk berubah setelah mengikuti pelatihan yang dipandu oleh fasilitator yang menguasai materi. Oleh sebab itu, ke depan, bila ada pelatihan serupa, pihaknya tidak ragu akan menugaskan kembali para fasilitator yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Tapi dengan catatan. Ada catatannya,” kata Bambang bergurau.


















