Dinilai Gagal Pimpin BUMN, Prabowo Diminta Tak Pilih Erick Thohir Jadi Menteri
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sinergi Kawal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta Presiden terpilih, Prabowo Subianto tidak memilih Menteri BUMN Erick Thohir kembali menjabat pada pemerintahan Prabowo-Gibran 2024-2029.
Perwakilan Sinergi Kawal BUMN, Willy Kurniawan menilai, Erick Thohir gagal memimpin Kementerian BUMN sebab banyak kerugian, bahkan beberapa perusahaan di bawah BUMN gulung tikar.
“Di era Erick Thohir menjadi menteri, banyak BUMN yang gulung tikar, yang terbaru BUMN Farmasi (Kimia Farma) yang merugi dan menutup operasional 5 pabrik. Selain itu, BUMN Karya seperti Waskita juga merugi,” ujar Willy saat menjadi narasumber kegiatan Diskusi Media di Tentative Cafe Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2024).
Selain itu, yang menjadi kegagalan Erick Thohir dalam mengurus BUMN, lanjut Willy lantaran dia lebih memilih posisi sebagai Ketua Umum PSSI dan sehingga gagal mengelola perusahaan negara.
“Lantas apa kinerja Erick Thohir yang cemerlang, buktinya utang BUMN malah menggunung. Bahkan berdasarkan data terbaru tembus diangka 6000 triliun,” tuturnya.















