Indonesia Resmi Beli Rudal Jelajah Supersonik BrahMos dari India, Intip Kehebatannya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Indonesia dan India resmi memulai projek kerja sama pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos. Kontrak kerja sama antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan RI diumumkan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Pada kesempatan yang sama, diumumkan perjanjian kerja sama pengadaan rudal udara-ke-udara (air-to-air missile/AAM) antara Bharat Dynamics Limited (BDL) dan Republikorp. Kedua projek tersebut menjadi bagian dari 16 dokumen kerja sama yang disepakati dalam kunjungan kenegaraan PM Modi ke Indonesia.
Hingga kini, rincian kontrak pengadaan sistem rudal BrahMos belum diungkap kepada publik. Namun, Indonesia diketahui telah menyatakan minat untuk mengakuisisi rudal tersebut sejak beberapa tahun terakhir.
Rudal BrahMos merupakan hasil pengembangan bersama India dan Rusia. Sistem persenjataan itu dikenal sebagai salah satu rudal jelajah tercepat di dunia dan dapat diluncurkan dari berbagai platform, baik darat, laut, maupun udara.
Dalam pernyataan bersama di Ruang Kredensial Istana Merdeka, PM Modi menegaskan komitmen untuk memperkuat dengan di berbagai bidang, termasuk pertahanan, manajemen penanggulangan bencana, industri, serta keamanan maritim di kawasan Samudra Hindia.
















