Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) resmi beralih dari Anto Mukti (AM) Putranto kepada Muhammad Qodari, Kamis (18/9/2025). Sertijab berlangsung penuh haru dan emosional. Foto: Antara/Fathur Rochman
JAKARTA, (ERAKINI) - Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) resmi beralih dari Anto Mukti (AM) Putranto kepada Muhammad Qodari. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Momen sertijab ini penuh haru dan emosional saat menyampaikan kesan dan pesan perpisahannya. Meski berlatar belakang , tampak tidak mampu menahan air mata saat harus meninggalkan gedung dan para pegawai yang sudah membersamai selama hampir satu tahun terakhir.
“Saya butuh tisu, saya agak emosional, terima kasih ya. Saya tentara, tapi bisa nangis juga ya. Saya coba tahan dari tadi, tapi kan wajar, manusiawi,” ucapnya, dikutip dari Antara.
AM Putranto merupakan tentara tulen. Pria kelahiran Jember, Jawa Timur, 26 Februari 1964 ini menyelesaikan pendikan AKABRI tahun 1987. AM Putranto memulai karier militer di satuan Infanteri Lintas Udara, dengan penempatan pertama di Batalyon Infanteri Lintas Udara 612/Modang.
Ia pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya dan Komandan Kodiklat TNI AD. Ia pensiun dari TNI pada tahun 2022 dengan pangkat terakhir Letjen alias bintang 3. AM Putranto dikenal dekat dengan Prabowo. Tak heran, setelah Prabowo menjadi Presiden, ia ikut ke Istana. Pada 21 Oktober 2024, ia dipercaya menjabat KSP.
Pria yang akrab disapa AMP itu menegaskan, dirinya meninggalkan jabatan KSP dengan baik-baik tanpa persoalan. Ia juga menyinggung peran dan capaian KSP yang telah dirasakan manfaatnya, baik oleh kementerian, lembaga, maupun masyarakat.
Salah satu yang disoroti AMP adalah pengelolaan media sosial KSP yang menempati peringkat tinggi dalam pemberitaan nasional.
“Apa yang dilakukan oleh seluruh jajaran KSP ini sangat bermanfaat. Terbukti yang dikoordinasi oleh Pak Ivan, terima kasih, medsos kita nomor dua ratingnya tertinggi untuk pemberitaan. Artinya orang melihat apa yang kita lakukan. Kita tidak perlu banyak bercerita, tapi hasil kerja kita benar-benar bermanfaat,” katanya.
AMP optimistis kepemimpinan Muhammad Qodari dapat melanjutkan berbagai hal positif di KSP, terlebih dengan latar belakang politik dan kemampuan komunikasi yang dimilikinya.
Qodari UsungSemangat Baru
Sementara itu, Muhammad Qodari memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan AM Putranto yang mampu membangun struktur organisasi, personalia, dan program KSP dalam waktu singkat.
Ia menegaskan, sejumlah capaian KSP sudah berjalan baik, mulai dari memperjuangkan transfer langsung tunjangan guru, mendukung program prioritas Presiden, hingga mempersiapkan sejumlah rancangan peraturan presiden.
“Pada titik itulah saya meyakini betul bahwa program Pak Prabowo ini betul-betul untuk rakyat Indonesia, terutama yang kurang beruntung,” ucap Qodari.
Qodari juga memperkenalkan slogan kepemimpinannya, yaitu no guts, no glory, yang dipadukan dengan semboyan AM Putranto, no road, no problem.
Menurutnya, KSP harus berani mengambil risiko demi memperjuangkan program Presiden Prabowo Subianto serta berperan aktif mengatasi kesenjangan, mulai dari gizi hingga kualitas sumber daya manusia.
“Walaupun jumlah kita tidak banyak, tapi saya yakin dengan slogan no road, no problem, no guts, no glory, KSP akan maju,” katanya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai KSP di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).Qodari sebelumnya menjabat sebagai Wakil KSP