Search

Cuaca Ekstrem saat Lebaran Idulfitri, BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Sejumlah Wilayah, Ini Daftarnya!

JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem yang diprediksi bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026. Imbauan ini ditujukan kepada masyarakat yang berencana melaksanakan salat Id di ruang terbuka maupun bersilaturahmi agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan hasil prakiraan cuaca terbaru, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari sedang hingga sangat lebat, yang berpotensi disertai angin kencang. BMKG juga mengidentifikasi sejumlah daerah yang masuk kategori siaga karena berisiko tinggi mengalami hujan sangat lebat.

Wilayah yang perlu mendapatkan perhatian khusus antara lain:
- Maluku: berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang
- Papua Selatan: hujan lebat hingga sangat lebat
- Sulawesi Barat: hujan lebat hingga sangat lebat
- Sulawesi Selatan: hujan lebat hingga sangat lebat

Sementara itu, sejumlah provinsi lain di berbagai pulau juga masuk dalam kategori waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Di Pulau Jawa, wilayah yang terdampak meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten.

Di Pulau Sumatera, daerah yang perlu siaga mencakup Bengkulu, Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Barat, serta Sumatera Selatan. Kepulauan Bangka Belitung juga diingatkan terhadap potensi angin kencang.

Untuk wilayah Kalimantan, provinsi yang berpotensi terdampak adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Di Bali dan Nusa Tenggara, peringatan berlaku untuk Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara di Sulawesi, wilayah Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara juga termasuk dalam zona waspada.

Adapun di kawasan Maluku dan Papua, daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Maluku Utara, Papua, Papua Barat (yang juga berpotensi dilanda angin kencang), Papua Pegunungan, serta Papua Tengah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca secara real-time melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi lainnya. Hal ini penting, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah pesisir, khususnya di Maluku dan Papua Barat, diminta lebih waspada terhadap peningkatan kecepatan angin yang dapat memicu gelombang tinggi.

Potensi cuaca ekstrem ini, menurut BMKG, diperkirakan merata di berbagai daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk menyiapkan rencana cadangan jika ingin beraktivitas di luar ruangan saat perayaan Lebaran, terutama di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami hujan sangat lebat.