Airin Rachmi Diany Jadi Sasaran Kampanye Hitam di Media Sosial, Kenapa?
Abdul Rahman Ahdori
SERANG, (ERAKINI) - Kampanye hitam kembali muncul pada gelaran Pilkada Serentak 2024. Kali ini kampanye negatif yang diduga dilakukan oleh buzzer tersebut menyerang pribadi dan keluarga calon gubernur Banten 2024-2029 yang diusung Partai Golkar dan PDIP, Airin Rachmi Diany.
Serangan terhadap mantan wali kota Tangerang Selatan dua periode itu terjadi di media sosial TikTok. Serangan tersebut terlihat dari keseragaman akun anonim yang terlibat dalam aksi tersebut.
Menanggapi serangan tersebut, Pemerhati Pilkada Banten, Husnul Khotimah, menilai, serangan terhadap pribadi dan keluarga sering dilakukan untuk mempengaruhi pilihan masyarakat, terutama terhadap tokoh yang menjadi pusat perhatian media, seperti Airin.
"Saya telah melihat serangan terhadap Airin, terutama di TikTok. Serangan kampanye hitam ini sudah mulai terlihat beberapa tahun lalu, namun semakin masif sejak tahapan pencalonan Pilkada Banten dimulai," kata Husnul dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2024).
Dia mengatakan, Airin menjadi target utama karena merupakan salah satu kandidat terkuat dalam Pilkada Banten. Para buzzer menggunakan isu-isu lama yang tidak relevan, dan meskipun diangkat kembali, tampaknya tidak berpengaruh besar terhadap citra Airin.
Menurut Husnul, netizen tampaknya menyadari metode yang digunakan untuk menyerang sudah ketinggalan zaman, dan justru banyak yang membela mantan Wali Kota Tangerang Selatan tersebut.
















