Kemenhaj Berkomitmen Beri Layanan Terbaik bagi Jemaah Haji 2026
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik serta perlindungan optimal bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan Haji 2026.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan, kehadiran Kemenhaj merupakan amanat besar negara untuk memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan yang berkualitas sejak tahap persiapan hingga kepulangan ke Tanah Air.
“Kehadiran kementerian ini adalah amanat besar untuk memastikan jamaah kita memperoleh pelayanan terbaik, mulai dari hulu hingga hilir,” ujar Gus Irfan, dikutip dari laman resmi Kemenhaj, Senin (15/12/2025).
Gus Irfan menekankan, pemerintah terus berupaya memperkuat tata kelola serta ekosistem penyelenggaraan Haji dan Umrah agar semakin profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.
Ia menyebutkan, Indonesia setiap tahun memberangkatkan sekitar 1,5 juta jemaah umrah. Kondisi tersebut menuntut ketersediaan konektivitas udara yang efisien, kolaborasi erat antar pemangku kepentingan, serta inovasi layanan yang mampu menjawab dinamika kebutuhan jemaah.
Gus Irfan memberi contoh soal Bandara yang melebihi kapasaitas seperti Bandara Juanda Surabaya. Menurut dia, untuk memaksimalkan pelayanan kepada jemaah haji, diperlukan alternatif bandara. Kehadiran Bandara alternatif tersebut dibutuhkan untuk melayani pergerakan umrah, khususnya dari wilayah Jawa Timur.
















