Pengamat: Putusan MKMK Jadi Kunci Utama Pulihkan Wibawa MK
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang memenuhi rasa keadilan publik menjadi kunci utama untuk memulihkan wibawa MK. Pernyataan itu disampaikan oleh Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI Indonesia) Jeirry Sumampow.
“Saya kira berharap banyak dari MKMK itu jauh lebih strategis dan efektif. Mudah-mudahan mereka tetap berkomitmen menjaga muruah MK, tidak terjebak atau tidak terpengaruh dengan urusan politik yang berkelindan dalam putusan MK,” kata Jeirry dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/11/2023).
Jeirry menilai bahwa mendorong MKMK untuk menjalankan peran dan fungsinya secara baik dan lurus merupakan langkah yang efektif agar bisa mengembalikan kepercayaan publik kepada lembaga penjaga konstitusi tersebut.
Maka dari itu, Jeirry mendorong publik bersama-sama memperkuat dan mendukung kinerja MKMK. Dia juga mengajak publik untuk mendorong anggota MKMK berpikir dengan perspektif seorang negarawan.
“Bagi saya itu jauh lebih efektif dan jauh lebih bisa dipercaya publik. Kita juga harus dorong, hakim MKMK memang betul-betul berpikir sebagai negarawan, yang tidak terjebak pada kepentingan politik tertentu atau dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan politik yang memang berkelindan cukup kental dalam kasus putusan MK ini,” ujar Jeirry.
Apabila MKMK tidak mampu menghasilkan putusan yang jernih, menurutnya, akan memunculkan permasalahan yang lebih besar, yakni hilangnya kepercayaan publik pada MK, padahal bangsa Indonesia akan menyambut Pemilu 2024.
“Kalau itu tidak ada lagi, kita akan jadi tambah rumit,” ujar Jeirry.
Ia menilai putusan MKMK lebih efektif mengembalikan muruah MK daripada wacana hak angket DPR RI.


















