LPDP bekerja sama dengan Kemendiktisaintek membuka program Beasiswa Garuda untuk jenjang S1 di puluhan kampus top dunia. Program ini menyediakan kuota hingga 1.000 mahasiswa. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKINI) – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka program Beasiswa Garuda untuk jenjang S1 ke luar negeri. Program ini menyediakan kuota hingga 1.000 .
Beasiswa Garuda memberikan kesempatan kuliah di puluhan kampus top dunia, seperti University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London, UCL, dan University of Edinburgh di Inggris. Di Amerika Serikat, tersedia pilihan seperti Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Beasiswa Garuda Sarjana merupakan program beasiswa bergelar dari Kemendiktisaintek yang bertujuan membantu putra-putri terbaik Indonesia menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia. Sebagai bagian dari manajemen talenta nasional, program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing secara global.
Pendanaan beasiswa bersumber dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh LPDP dan dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek).
Komponen Dana yang Diberikan:
- Dana Pendidikan: Biaya SPP (tuition fee), biaya pendaftaran, dan tunjangan buku
- Dana Pendukung: Biaya transportasi, biaya aplikasi visa, biaya asuransi kesehatan, tunjangan kedatangan, dan biaya hidup bulanan
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP, KK, KIA, atau paspor).
2. Siswa kelas 12 SMA/SMK/MA tahun ajaran 2025/2026.
3. Memiliki eligibilitas mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang dibuktikan dengan surat kepala sekolah dan nilai rapor semester 1–5. Bagi siswa berprestasi yang hanya ingin melanjutkan studi ke luar negeri dan tidak mengikuti SNBP, kepala sekolah dapat menerbitkan surat keterangan khusus.
4. Untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri, wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa dengan skor minimal:
- IELTS minimal 6,5 (minimal 6,0 tiap band)
- TOEFL iBT minimal 80
- PTE Academic minimal 58
Atau sertifikat bahasa resmi negara tujuan:
- Bahasa Prancis (minimal B2)
- Bahasa Spanyol (minimal B1)
- Bahasa Mandarin (HSK 4 skor 180)
- Bahasa Jepang (minimal N3)
- Bahasa Jerman (minimal C1)
5. Untuk program joint degree/double degree dalam negeri:
- IELTS minimal 6,0
- TOEFL ITP minimal 500
- TOEFL iBT minimal 61
- PTE Academic minimal 50
6. Penyandang disabilitas wajib melampirkan:
- Surat keterangan disabilitas dari fasilitas kesehatan
- Surat persetujuan orang tua bermaterai
- Surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan
7. Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan (maksimal 6 bulan sebelum pendaftaran).
8. Menyetujui surat pernyataan pada aplikasi LPDP.
9. Tidak menerima beasiswa bergelar lain setelah ditetapkan sebagai penerima.
10. Tidak sedang menerima beasiswa non-degree dari LPDP.
Cara Mendaftar:
1. Memilih dua tema prioritas dari 10 bidang yang tersedia melalui laman resmi Beasiswa Garuda.
2. Dari setiap tema, pendaftar dapat memilih tiga perguruan tinggi yang telah ditentukan, meliputi:
- 1 perguruan tinggi di Amerika/Kanada
- 1 perguruan tinggi di Eropa
- 1 perguruan tinggi di Australia
- 1 perguruan tinggi di Asia
- 2 perguruan tinggi dalam negeri (joint/double degree)
3. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.
4. Melengkapi profil, menulis personal statement, serta mengunggah dokumen persyaratan.
Jadwal Pendaftaran/Seleksi:
Gelombang I
- Pendaftaran: 15 Februari – 15 Maret 2026
- Seleksi Administrasi: 16 – 30 Maret 2026
- Tes Bakat Skolastik: 10 – 20 April 2026
- Pengumuman Administrasi: 30 April 2026
Gelombang II
- Pendaftaran: 25 Mei – 25 Juni 2026
- Seleksi Administrasi: 25 Juni – 10 Juli 2026
- Tes Bakat Skolastik: 25 – 30 Juli 2026
- Pengumuman Administrasi: 5 Agustus 2026
Jurusan/Program Studi yang Tersedia:
1. Kesehatan
2. Ketahanan Pangan
3. Maritim
4. Energi
5. Pertahanan
6. Digitalisasi
7. Hilirisasi Industri
8. Bisnis dan Ekonomi
9. Material dan Manufaktur Maju
10. Hukum dan Kebijakan Publik.