Kemenag-BWI Bahas Percepatan Wakaf Uang, Targetkan Rp1 T untuk Penerima
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur menerima kunjungan dari Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh beserta jajarannya di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (28/8/2023).
Pertemuan tersebut membahas percepatan akselerasi program wakaf, utamanya wakaf uang, dengan target mencapai Rp1 triliun untuk para penerima.
“Pertemuan ini lebih banyak mendiskusikan bagaiman gerakan zakat dan wakaf lebih akseleratif antara lembaga dan lebih luas manfaatnya,” jelasnya di Jakarta, Senin (28/8/2023).
Waryono mengungkapkan, akselerasi atau percepatan program zakat dan wakaf sangat penting dilakukan dengan tujuan agar pemanfaatan dana tersebut bisa dirasakan oleh umat secara luas.
Untuk memaksimalkan pengelolaan dana wakaf, kata Waryono, pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan stakeholder, salah satunya perguruan tinggi. Saat ini, ada beberapa perguruan tinggi yang juga sudah melakukan wakaf uang, antara lain ITS dan ITB.
“Kita akan melibatkan para rektor PTKIN untuk menyosialisasikan gerakan wakaf uang Cash Waqaf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel)," sebut Waryono.
Selain itu, Waryono mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang DJPPR (Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) Kemenkeu, Forum Rektor, BWI, untuk membahas gerakan uang.


















