Rano Karno Buka Job Fair Jakarta Goes to Campus di Trisaksi, Tersedia 1.500 Loker
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka Job Fair Jakarta Goes to Campus yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (15/4/2025). Terdapat sebanyak 1.500 lowongan kerja (loker) yang disediakan 30 perusahaan dalam Job Fair Jakarta Goes to Campus ini.
Kegiatan ini akan berlangsung hingga Rabu (16/4) besok. Rano Karno mengatakan, job fair di lingkungan kampus ini merupakan salah satu upaya Pemprov DKI mendorong partisipasi aktif generasi muda. "Tentu saja segmen tentang job atau lapangan kerja itu berbeda. Ada yang skill full dan unskill," katanya.
Rano berharap job fair di kampus ini menjadi jembatan antara pencari dan penyedia kerja. Dalam kegiatan ini, mayoritas lowongan pekerjaan yang dibutuhkan kualifikasi pendidikannya mulai dari strata 1 (S1) hingga strata 2 (S2).
"Hari ini kita bawa 30 perusahan ke kampus. Tapi yang ingin disampaikan, ada potensi kerja di luar negeri seperti Jepang, Jerman dan lain-lain," tegasnya.
Menurut Rano, generasi muda merupakan penggerak utama pembangunan Jakarta, dengan peran sebagai inovator, pencipta peluang, sekaligus penjaga nilai-nilai kemajuan.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mendorong produktivitas dan partisipasi aktif generasi muda dalam pasar kerja yang adil dan inklusif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di ibu kota turun dari 6,53 persen pada 2023 menjadi 6,21 persen pada 2024. Meski begitu, tantangan masih cukup besar, terutama di kalangan lulusan pendidikan tinggi, dengan TPT 4,46 persen untuk lulusan diploma dan 5,05 persen untuk lulusan universitas.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, agar setiap lulusan dapat terserap optimal di dunia kerja,” ujar Wagub Rano.
Ia menambahkan, pelaksanaan job fair ini merupakan bagian dari program kerja cepat 100 hari pertama kepemimpinan Pramono Anung dan dirinya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Program ini berfokus pada penciptaan lapangan kerja, penguatan program padat karya, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan. Rano berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Kata dia, kurikulum perguruan tinggi harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sementara pelaku industri diharapkan lebih aktif dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Hari Nugraha, menyebutkan, Job Fair Goes to Campus Universitas Trisakti diikuti oleh 30 perusahaan nasional dan internasional, dengan total lebih dari 1.500 lowongan kerja.
“Pemprov DKI Jakarta hadir untuk memfasilitasi para pencari kerja, termasuk lulusan baru, agar mereka bisa mendapatkan informasi pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing,” ujar Hari.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, turut mengapresiasi inisiatif Pemprov DKI Jakarta menggelar Job Fair Goes to Campus. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga menjadi upaya konkret pemerintah dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Kami di DPRD DKI Jakarta berkomitmen mendukung kebijakan strategis yang berpihak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja muda, serta pemberdayaan generasi produktif di Jakarta,” pungkasnya.

















