Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Eks Kapolda Banten Calon Tunggal Kapolri Pilihan Prabowo
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Komjen Pol Suyudi Ario Seto bersiap menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Komjen Suyudi ke DPR RI sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Usulan pergantian pimpinan Korps Bhayangkara tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang diterima pimpinan DPR pada Kamis (1/10/2026). DPR selanjutnya menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi sebagai calon Kapolri.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan, Surpres bernomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 itu memuat usulan pemberhentian Kapolri sekaligus pengangkatan pejabat baru.
Dirangkum Erakini, sepanjang kariernya, Komjen Suyudi telah mengemban berbagai jabatan operasional dan strategis, terutama di bidang reserse dan penyidikan.
Lahir pada 14 Juli 1973 di Pandeglang, Banten, Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994. Ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Pada awal pengabdiannya, Suyudi bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Ia kemudian menempati sejumlah posisi di tingkat kewilayahan, termasuk Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, serta Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.
Pengalaman di bidang reserse berlanjut ketika ia dipercaya menjadi Kanit Resmob Bareskrim Polri. Pada 2011, Suyudi menjabat Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sebelum mendapat sejumlah penugasan lain di tingkat kepolisian wilayah.
Pada 2012, ia dipercaya menjadi Kapolsek Metro Tanah Abang. Kariernya kemudian berlanjut ke sejumlah jabatan pimpinan kepolisian resor, mulai dari Kapolres Majalengka pada 2014, Kapolres Bogor pada 2015, Kapolresta Bogor Kota pada 2016, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017.
Pengalaman tersebut membawanya kembali ke jajaran Polda Metro Jaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum pada 2019. Setahun kemudian, Suyudi mengemban jabatan Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Ia juga pernah bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Jenjang karier Suyudi terus berlanjut. Pada 2023, ia dipercaya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Setahun berikutnya, tepatnya Juni 2024, ia dilantik sebagai Kapolda Banten.
Penugasan di Banten menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya. Sebagai putra daerah yang memiliki keterkaitan dengan wilayah tersebut, Suyudi memimpin kepolisian di provinsi yang menjadi salah satu gerbang penghubung Pulau Jawa dan Sumatera.
Namun, masa jabatannya sebagai Kapolda Banten tidak berlangsung lama. Pada Agustus 2025, ia dimutasi menjadi perwira tinggi Bareskrim Polri untuk penugasan di luar struktur organisasi.
Tak lama kemudian, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025, menggantikan Komjen Marthinus Hukom. Setelah pelantikan tersebut, Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau jenderal bintang tiga melalui upacara kenaikan pangkat pada 12 September 2025.
Penunjukan sebagai Kepala BNN memperluas lingkup tanggung jawab Suyudi. Jika sebelumnya ia banyak berkutat dengan penanganan tindak pidana dan kepemimpinan di lingkungan kepolisian, di BNN ia memimpin lembaga yang menjalankan tugas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Pendidikan dan Tanda Kehormatan
Selain pendidikan dasar kepolisian di Akpol, Suyudi menempuh pendidikan PTIK pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018. Pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan kariernya di institusi kepolisian.
Atas pengabdiannya, ia tercatat menerima sejumlah tanda kehormatan, antara lain Bintang Bhayangkara Nararya serta Satyalancana Pengabdian 24 tahun, 16 tahun, dan 8 tahun.
Penghargaan lainnya meliputi Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Ksatria Bhayangkara, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Bhakti Pendidikan, Satyalancana Bhakti Nusa, Satyalancana Dharma Nusa, dan Satyalancana Operasi Kepolisian.
Kini, perjalanan panjang Suyudi di institusi kepolisian membawanya ke tahap baru setelah namanya resmi diajukan sebagai calon Kapolri.
















