Enam alumni SMA Taruna Nusantara penerima Tanda Kehormatan. Dari kiri ke kanan: Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Prasetyo Hadi, Sugiono, Teddy Indra Wijaya, Sudaryono, dan Simon Aloysius Mantiri. Foto: Ist
Para penerima Tanda Kehormatan itu, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Prasetyo Hadi, Sugiono, Teddy Indra Wijaya, Sudaryono, dan Simon Aloysius Mantiri.
Tanda kehormatanBintang Mahaputera diberikan berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2009 kepada para tokoh yang memenuhi tiga kriteria. Pertama, berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.
Kedua, pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi dan beberapa bidang lain yang besar manfaat bagi bangsa dan negara. Ketiga, darma bakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.
1. Agus Harimurti Yudhoyono (Bintang Mahaputera Utama)
AHY merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1997 (TN 5). AHY lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Semasa sekolah AHY dikenal siswa yang memiliki kecerdasan luar biasa. Tak heran apabila AHY dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara 1997. AHY meraih Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
AHY saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan juga Ketua Umum Partai Demokrat. Ia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Prasetyo memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai Gerindra. Perjalanan politiknya semakin mantap ketika dilantik sebagai anggota DPR pada 1 September 2020. Hingga akhirnya dipercaya menjabat Menteri Sekretaris Negara di Kabinet Merah Putih.
3. Sugiono (Bintang Mahaputera Utama)
Sugino termasuk orang dekat Prabowo. Sugiono satu angkatan dengan AHY di SMA Taruna Nusantara (TN 5). Sugiono berlatar belakang prajurit Kopassus dengan pangkat terakhir Letnan Satu.
Sugiono lahir di Takengon, Aceh, 11 Februari 1979. Ia terbilang sosok pemuda cerdas yang ada di lingkaran terdekat Prabowo. Bahkan tak sedikit yang mengatakan bahwa Sugiono merupakan anak ideologis Prabowo.
Selain dikenal cerdas, Sugiono juga cermat dalam menanggapi persoalan dan tegas dalam bersikap. Sugiono saat ini menjabat Menteri Luar Negeri dan Sekjen Partai Gerindra.
4. Teddy Indra Wijaya (Bintang Mahaputera Utama)
Teddy merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 2007 (TN 15). Ia termasuk salah satu perwira brilian yang dimiliki satuan elite Kopassus.
Teddy adalah ajudan Prabowo Subianto sejak menjabat Menteri Pertahanan (Menhan). Sebelum menjadi ajudan Menhan RI Prabowo Subianto, Teddy adalah asisten ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2014-2019. Teddy saat ini menjabat Sekretaris Kabinet (Seskab) di Kabinet Merah Putih.
5. Sudaryono (Bintang Mahaputera Pratama)
Sudaryono merupakan Wakil Menteri Pertanian pada Kabinet Merah Putih. Sudaryono lahir pada 23 Januari 1985 di Grobogan, Jawa Tengah. Saat kecil dia tumbuh di Dusun Mangunrejo, Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan.
Terlahir dari keluarga petani, Sudaryono disebut sebagai anak yang cerdas dan rajin. Bahkan, nilai rapornya selalu di atas delapan. Sudaryono merupakan politisi muda yang kaya dengan pengalaman. Karier politiknya juga terbilang moncer.
Sudaryono merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara tahun 2003 (TN 11). Pada Juni lalu Sudaryono terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025-2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 yang digelar di Jakarta.
6. Simon Aloysius Mantiri (Bintang Mahaputera Pratama)
Simon Aloysius merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1998 ((TN 6). Simon yang berasal dari Kamasi Tomohon yang kini menjabat Direktur Utama Pertamina berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) SK-259/MBU/11/2024 sejak 4 November 2024.
Sebelum menjabat Direktur Utama, Simon Aloysius menduduki posisi Komisaris Utama Pertamina. Simon sebelumnya menjabat Personal Assistant CEO PT Nusantara Energi Indonesia. PT Nusantara Energi Indonesia merupakan perusahaan milik Prabowo Subianto yang kini membawahi 27 anak perusahaan lain yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari tambang batubara, kelapa sawit, hingga perkebunan.