Fachri saat dikukuhkan sebagai Duta SMA Nasional 2026 dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 10-14 Agustus 2026 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Foto: Dinas Pendidikan Jatim
SURABAYA, (ERAKINI) — Di tengah kesibukannya mempersiapkan diri menghadapi semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kebumian tingkat nasional, Fachri Akbar Triyanto justru mendapat kabar membanggakan. Siswa SMAN 1 Bojonegoro, Jawa Timur, itu terpilih sebagai Duta SMA Nasional 2026 bersama Ratu Mesia dari SMAN 1 Yogyakarta.
Fachri dikukuhkan sebagai Duta SMA Nasional 2026 dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 10-14 Agustus 2026 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Keduanya terpilih setelah melewati proses seleksi yang digelar Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Keberhasilan Fachri melanjutkan tradisi prestasi Jawa Timur dalam ajang Duta SMA Nasional dan memperkuat posisi daerah tersebut sebagai pusat pembinaan pelajar berprestasi dan berkarakter.
Bagi Fachri, capaian tersebut bukan sekadar gelar. Program Duta SMA dirancang sebagai ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, karakter, sekaligus mengambil peran sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.
Di ajang tersebut, Fachri membawa gagasan “SEDULUR HEBAT: Terbiasa Bersama Teman Sebaya”. Program itu berangkat dari gagasan bahwa perubahan positif di sekolah dapat tumbuh dari lingkungan terdekat siswa, yakni teman sebaya.
Melalui program tersebut, teman sebaya didorong menjadi penggerak kebiasaan positif dengan membangun budaya saling mendukung, mengingatkan, dan memotivasi.
Menariknya, keberhasilan Fachri sebagai Duta SMA Nasional diraih ketika ia juga tengah berjuang di ajang akademik tingkat nasional. Ia mengikuti semifinal OSN bidang Kebumian.
Dua agenda tersebut membuat perjalanan Fachri di tingkat nasional tidak hanya berkutat pada prestasi akademik, tetapi juga kepemimpinan dan kontribusi sosial.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menilai capaian Fachri menunjukkan bahwa pengembangan prestasi siswa tidak harus berhenti pada bidang akademik.
“Prestasi ini luar biasa membanggakan, karena dengan semangat dan motivasi yang luar biasa Fachri bisa berkompetisi di ajang bergengsi sekaligus. Yang satu sukses meraih gelar Duta SMA Nasional tahun 2026, mudah-mudahan nanti ananda Fachri juga akan melanjutkan di tahap final OSN dan bisa menyumbangkan prestasi terbaiknya,” ujar Aries dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Aries, pengalaman yang diperoleh siswa melalui berbagai ajang akan menjadi bekal penting untuk menentukan arah pendidikan dan karier di masa depan.
“Pengembangan prestasi murid tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga nonakademik. Setiap prestasi yang diukir akan menjadi pengalaman dan modal penting bagi murid untuk mengembangkan potensi, menentukan pilihan pendidikan, serta mempersiapkan kariernya ke depan,” katanya.
Jejak Prestasi yang Terus Bertambah
Menjadi Duta SMA Nasional bukanlah pencapaian pertama Fachri. Namanya telah muncul dalam berbagai kompetisi sains dan kepemimpinan pelajar.
Ia pernah meraih Honorable Mention Olimpiade Sains Nasional Geografi 2025. Fachri juga tercatat sebagai finalis Olimpiade Sains Nasional Geografi serta finalis Olimpiade Geografi dan Geosains Institut Teknologi Bandung.
Pengalaman kepemimpinannya pun cukup panjang. Fachri pernah memimpin Komunitas Duta Pelajar Provinsi Jawa Timur dan mengoordinasikan program edukasi integritas bagi pelajar yang menjangkau lebih dari 7.000 peserta.
Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fachri dalam mengembangkan diri, dari kompetisi akademik hingga kegiatan yang menuntut kemampuan memimpin dan menggerakkan orang lain.
Aries berharap keberhasilan Fachri dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lain di Jawa Timur untuk berani mengembangkan potensi masing-masing.
“Saya berharap apa yang diukir ananda Fachri di kancah nasional, di dua ajang bergengsi, dapat menjadi motivasi para siswa untuk berkembang dan meningkatkan kualitasnya untuk berprestasi di bidang apa pun,” ucap Aries.