Wakil Rektor II UIN Jakarta Prof Imam Subchi (tengah menghadap ke depan) saat meninjau Madrasah Pembangunan, Selasa (23/12/2025) (Foto: UIN Jakarta)
JAKARTA, (ERAKINI) - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bergerak cepat melakukan inventarisasi dan pembenahan sarana serta prasarana pembelajaran di Madrasah Pembangunan (MP).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan seiring integrasi MP ke dalam pengelolaan Badan Layanan Usaha (BLU) UIN Jakarta.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum UIN Jakarta, Prof. Dr Imam Subchi, MA, mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana pembangunan kelas percontohan yang akan menjadi proyek perintis (pilotproject) ruang belajar yang nyaman dan representatif.
“Kami akan membangun masing-masing kelas percontohan yang nantinya menjadi pilot project kelas yang nyaman dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar, termasuk penyediaan fasilitas pendukungnya,” ujar Prof Imam saat meninjau seluruh area kelas Madrasah Pembangunan di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, Prof Imam mengaku terkejut melihat sejumlah ruang kelas dan fasilitas pendukung yang mengalami kerusakan serta tidak berfungsi secara optimal. Kondisi itu, menurut dia, semestinya mendapat perhatian serius untuk segera dibenahi.
“Fasilitas yang baik dan ruang belajar yang nyaman adalah hak para murid. Sudah seharusnya kita memberikan pelayanan terbaik bagi mereka,” tegasnya.
Prof Imam menjelaskan, integrasi Madrasah Pembangunan ke dalam BLUUIN Jakarta sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 15 Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk melakukan perbaikan menyeluruh.
Tidak hanya pada sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari para kepala madrasah di lingkungan Madrasah Pembangunan. Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan, Wahyudi, M.Pd, menyebutkan bahwa sejumlah persoalan mendesak perlu segera ditangani, seperti peremajaan ruang kelas dan perbaikan toilet.
“Pihak UIN langsung gerak cepat mengecek semua ruang kelas untuk perbaikan. Kami sangat mengapresiasi dan optimistis MI Pembangunan akan menjadi lebih modern,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pembangunan, Jainal Mutaqien, M.Pd. Ia menilai langkah cepat Tim Integrasi UIN Jakarta menjadi sinyal positif bagi pembenahan Madrasah Pembangunan ke depan.
“Alhamdulillah, kami mendengarkan langsung rencana pembenahan dari tim integrasi. Memang banyak hal yang mendesak untuk segera ditangani,” kata Jainal.
Ia merinci sejumlah perbaikan prioritas, mulai dari pembenahan bangunan agar tidak bocor atau keropos, penggantian keramik yang sudah lusuh, pengecatan ulang gedung, hingga perbaikan fasilitas kelas seperti papan tulis, smart TV, lampu penerangan, AC, serta meja dan kursi belajar.
“Semua itu penting agar proses pembelajaran berlangsung lebih nyaman dan berkualitas,” pungkasnya.