Resmi Dipecat, Eks Ketua DPC Gerindra Semarang Minta Maaf
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Semarang, Jawa Tengah, Joko Santoso, resmi dipecat Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Minggu (10/9/2023) kemarin. Pemecatan ini terkait dengan peristiwa penganiayaan terhadap kader PDI Perjuangan, Jumat 8 September lalu.
Usai diberhentikan dari jabatan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko meminta maaf kepada warga sekitar juga kepada kader dan pendukung Partai Gerindra atas kegaduhan yang dibuatnya. Joko menjelaskan dalam kejadian hari Jumat malam lalu itu ia bermaksud ingin menunjukkan loyalitas terhadap partai.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya itu, Joko siap mengikuti proses hukum yang ada.
"Apa yang saya lakukan ini semata sebagai bentuk loyalitas, tanggung jawab dan perjuangan saya sebagai kader Partai Gerindra. Harapan saya kejadian tersebut tidak terulang di kemudian hari. Sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan ikuti proses ini sehingga akan terlihat apa yang sebenarnya terjadi," katanya, Senin (11/9/2023).
Sebelumnya, informasi terkait pemukulan ini awalnya disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP), Hendrar Prihadi. Hendrar mengatakan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Jumat (8/9) sekitar pukul 21.45 WIB.
Menanggapi berita yang beredar, Majelis Kehormatan Partai Gerindra memanggil yang bersangkutan dan langsung menggelar sidang. Hasil sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra mencopot Joko Santoso dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Semarang.
















