Search

Berikut Ini Jadwal Lengkap Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal Jakarta 21 Maret 2026!

JAKARTA, (ERAKINI) - Pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat kenegaraan akan digelar di Masjid Istiqlal pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026, bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat luas tanpa perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Informasi tersebut diumumkan oleh Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) melalui akun Instagram resminya, @masjidistiqlal, pada Jumat (20/3/2026). Dalam keterangannya disebutkan, "Rangkaian shalat Idulfitri di Masjid Istiqlal dilaksanakan pada Sabtu, 21 Maret 2026 dimulai pukul 07.00 WIB dan terbuka luas bagi jamaah umum, silakan langsung datang tanpa perlu mendaftar."

Acara kenegaraan ini dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sementara itu, yang akan menyampaikan khutbah adalah Noorhaidi Hasan.

Untuk susunan petugas salat:
- Imam I: Ahmad Husni Ismail
- Imam II: Ahmad Rodiuddin Mahfuzh
- Bilal I: Harmoko
- Bilal II: Ahmad Achwani
- Pembawa acara: Ahmad Mulyadi

Selain itu, BPMI juga memberikan sejumlah imbauan penting. Pada malam takbiran, masjid tidak beroperasi selama 24 jam, sehingga jemaah tidak diperkenankan untuk menginap. Masjid akan ditutup pada pukul 22.00 WIB dan kembali dibuka sekitar pukul 03.30 WIB.

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, Masjid Istiqlal juga akan menggelar Gema Takbir Akbar Nasional dan Pesan Idulfitri pada Jumat malam (20/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan Meraih Keberkahan” dan akan berlangsung di lantai utama masjid, serta terbuka untuk masyarakat umum dengan kehadiran berbagai tokoh nasional.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Dalam konferensi pers, Nasaruddin Umar menyampaikan, "Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026."

Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal dari 117 titik di seluruh Indonesia. Karena hilal tidak terlihat di sebagian besar wilayah, maka bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).