BMKG Ungkap Pemicu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah RI, Begini Prediksi Cuaca 14-20 Oktober 2025!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Memasuki masa transisi antara musim kemarau dan penghujan, kondisi atmosfer di Indonesia mengalami peningkatan ketidakstabilan yang signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa dinamika cuaca ini berkontribusi pada peningkatan frekuensi serta intensitas hujan di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Hujan ekstrem telah tercatat di beberapa lokasi, seperti Cilacap, Jawa Tengah dengan curah mencapai 343,2 mm/hari, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sebesar 111,1 mm/hari, serta Sabang, Aceh dengan intensitas 97,8 mm/hari. Intensitas yang tinggi ini turut memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.


















