Profil Fathan Subchi, Anggota BPK dan Ketum PB IKA PMII yang Wafat Hari Ini
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan ketua umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10/2026). Eks anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meninggal usai operasi jantung di Rusia.
Berikut adalah profil Fathan Subchi
Fathan Subchi lahir pada 11 Februari 1970. Ia merupakan anggota BPK RI periode 2024-2029. Sebelum bergabung dengan lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut, Fathan menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019-2024.
Sebagai politikus PKB, Fathan mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak.
Selama menjadi anggota DPR, ia bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, dan perbankan. Fathan juga pernah dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.
Pengalaman di bidang ekonomi dan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Setelah menyelesaikan masa jabatan di parlemen, Fathan melanjutkan pengabdian sebagai anggota BPK RI untuk menjalankan tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.
Riwayat Pendidikan Fathan Subchi
Fathan mengawali pendidikan formal di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah, Betahwalang, dan lulus pada 1982. Fathan kemudian melanjutkan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Kalijaga, Bonang, hingga lulus pada 1985. Setelah itu, Fathan menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Agama (PGA) Salatiga dan menyelesaikannya pada 1988.
Pendidikan tinggi ditempuhnya di Institut Agama Islam Al-Aqidah. Ia meraih gelar sarjana dari perguruan tinggi tersebut pada 2001. Latar belakang pendidikan keagamaan tersebut berjalan beriringan dengan aktivitasnya di organisasi kemahasiswaan dan keagamaan. Pengalaman berorganisasi itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan Fathan menuju panggung politik nasional.
Aktif di PMII dan Organisasi Keagamaan
Sebelum dikenal sebagai politikus dan anggota BPK, Fathan telah aktif dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya PMII. Dia pernah menjabat Ketua Pengurus Cabang PMII DKI Jakarta pada 1995–1996. Karier organisasinya berlanjut ke tingkat nasional setelah dipercaya menjadi Ketua Pengurus Besar PMII pada 1997–1998.
Selain di PMII, Fathan juga aktif dalam organisasi keagamaan. Pada 2005–2009, ia tercatat sebagai anggota Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Umat Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pada periode yang sama, ia juga menjadi pengurus Lembaga Perekonomian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU). Kiprahnya berlanjut di lingkungan PKB. Fathan menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat PKB pada 2015-2019.
Fathan juga memimpin Pengurus Wilayah Ikatan Alumni PMII DKI Jakarta pada 2015–2019. Selanjutnya, pada 2019-2024, Fathan dipercaya menjadi Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan DPP PKB. Pengabdiannya di organisasi alumni PMII kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Fathan menjabat Ketua Umum PB IKA PMII periode 2025-2030 hingga akhir hayatnya.
Perjalanan Karier Fathan Subchi
Sebelum menjadi anggota DPR RI, Fathan memiliki pengalaman di sektor koperasi dan pemerintahan. Pada 2005-2012, ia menjabat Direktur Induk Koperasi Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama. Ia juga pernah menjadi komisaris PT Aman Sinar Lestari pada 2005-2010.
Kariernya di lingkungan pemerintahan dimulai ketika dipercaya menjadi staf khusus di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2013–2014. Pada 2014, Fathan terpilih sebagai anggota DPR RI dari PKB. Ia kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menduduki kursi parlemen pada periode 2019-2024.
Selama dua periode tersebut, Fathan bertugas di Komisi XI DPR RI yang berkaitan dengan kebijakan keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Setelah masa tugasnya di parlemen berakhir, ia melanjutkan karier sebagai anggota BPK RI periode 2024-2029.
Perjalanan Fathan mencakup berbagai bidang, mulai dari organisasi kemahasiswaan, keagamaan, koperasi, pemerintahan, hingga legislatif dan pemeriksaan keuangan negara. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar PMII, PKB, dan NU yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya.
Selamat jalan orang baik, Fathan Subchi.










