Innalillahi, Anggota BPK RI-Ketum PB IKA PMII Fathan Subchi Meninggal Dunia
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kabar duka datang dari keluarga besar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Pengurus Besar Ikatan Alumni (PB IKA) PMII sekaligus anggota BPK RI, Fathan Subchi, meninggal dunia, Minggu (25/10/2026).
Fathan mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Rusia setelah menjalani perawatan usai operasi jantung. Kabar meninggalnya mantan politikus PKB tersebut beredar melalui sejumlah grup komunikasi keluarga besar PMII, PKB, dan NU.
Salah satu mantan pengurus PB PMII menyampaikan kabar duka tersebut melalui grup WhatsApp.
“Innalilahi wa innailaihi roji'un. Berita duka tuk kita semua keluarga besar PMII, Ketum PB IKA PMII Sahabat Fathan Subchi telah berpulang setelah menjalani pengobatan selama di Rusia Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala kesalahan & ditempatkan di surga terbaik, alfatehah,” tulisnya.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Pengurus Besar PMII periode 2024–2026 melalui sebuah flyer resmi.
“Keluarga Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Turut Berduka Cita Atas Wafatnya: Drs. H. Fathan Subchi, M.AP, Ketua Umum PB IKA PMII 2025–2030, Anggota BPK RI. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya, mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pernyataan PB PMII.
Kepergian Fathan menjadi kehilangan bagi keluarga besar PMII dan organisasi yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Profil Fathan Subchi
Fathan Subchi lahir pada 11 Februari 1970. Ia merupakan anggota BPK RI periode 2024-2029. Sebelum bergabung dengan lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut, Fathan menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019-2024.
Sebagai politikus PKB, Fathan mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak.
Selama menjadi anggota DPR, ia bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, dan perbankan. Fathan juga pernah dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.
Pengalaman di bidang ekonomi dan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Setelah menyelesaikan masa jabatan di parlemen, Fathan melanjutkan pengabdian sebagai anggota BPK RI untuk menjalankan tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.
Riwayat Pendidikan Fathan Subchi
Fathan mengawali pendidikan formal di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah, Betahwalang, dan lulus pada 1982. Fathan kemudian melanjutkan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Kalijaga, Bonang, hingga lulus pada 1985. Setelah itu, Fathan menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Agama (PGA) Salatiga dan menyelesaikannya pada 1988.
Pendidikan tinggi ditempuhnya di Institut Agama Islam Al-Aqidah. Ia meraih gelar sarjana dari perguruan tinggi tersebut pada 2001. Latar belakang pendidikan keagamaan tersebut berjalan beriringan dengan aktivitasnya di organisasi kemahasiswaan dan keagamaan. Pengalaman berorganisasi itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan Fathan menuju panggung politik nasional.
Aktif di PMII dan Organisasi Keagamaan
Sebelum dikenal sebagai politikus dan anggota BPK, Fathan telah aktif dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya PMII. Dia pernah menjabat Ketua Pengurus Cabang PMII DKI Jakarta pada 1995–1996. Karier organisasinya berlanjut ke tingkat nasional setelah dipercaya menjadi Ketua Pengurus Besar PMII pada 1997–1998.
Selain di PMII, Fathan juga aktif dalam organisasi keagamaan. Pada 2005–2009, ia tercatat sebagai anggota Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Umat Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pada periode yang sama, ia juga menjadi pengurus Lembaga Perekonomian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU). Kiprahnya berlanjut di lingkungan PKB. Fathan menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat PKB pada 2015-2019.
Fathan juga memimpin Pengurus Wilayah Ikatan Alumni PMII DKI Jakarta pada 2015–2019. Selanjutnya, pada 2019-2024, Fathan dipercaya menjadi Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan DPP PKB. Pengabdiannya di organisasi alumni PMII kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Fathan menjabat Ketua Umum PB IKA PMII periode 2025-2030 hingga akhir hayatnya.
Perjalanan Karier Fathan Subchi
Sebelum menjadi anggota DPR RI, Fathan memiliki pengalaman di sektor koperasi dan pemerintahan. Pada 2005-2012, ia menjabat Direktur Induk Koperasi Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama. Ia juga pernah menjadi komisaris PT Aman Sinar Lestari pada 2005-2010.
Kariernya di lingkungan pemerintahan dimulai ketika dipercaya menjadi staf khusus di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2013–2014. Pada 2014, Fathan terpilih sebagai anggota DPR RI dari PKB. Ia kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menduduki kursi parlemen pada periode 2019-2024.
Selama dua periode tersebut, Fathan bertugas di Komisi XI DPR RI yang berkaitan dengan kebijakan keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Setelah masa tugasnya di parlemen berakhir, ia melanjutkan karier sebagai anggota BPK RI periode 2024-2029.
Perjalanan Fathan mencakup berbagai bidang, mulai dari organisasi kemahasiswaan, keagamaan, koperasi, pemerintahan, hingga legislatif dan pemeriksaan keuangan negara. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar PMII, PKB, dan NU yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya.
Selamat jalan orang baik, Fathan Subchi.


















