Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan arahan dan pesan-pesan kepada para wisudawan saat acara wisuda program sarjana, magister, dan doktor Universitas Pertahanan di Kampus Unhan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (12/2/2024). (Foto: Antara/HO-Tim Media Prabowo Subianto)
JAKARTA, (ERAKINI) – Untuk pertama kalinya Universitas Pertahanan (Unhan) mewisuda 75 sarjana kedokteran militer di Kampus Unhan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (12/2/2024).
Di hadapan para wisudawan program sarjana, magister, dan doktoral Universitas Pertahanan, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia masih kekurangan dokter sehingga para sarjana kedokteran militer yang diwisuda hari ini nantinya menjadi tumpuan masyarakat yang membutuhkan perawatan dan layanan kesehatan.
“Saya mengatakan ini bersejarah, karena untuk pertama kalinya Unhan RI menghasilkan 75 orang (sarjana) kedokteran militer,” kata Prabowo saat acara wisuda.
Sarjana kedokteran militerUnhan ini, menurut Prabowo, merupakan salah satu upaya meningkatkan jumlah dokter di Indonesia, mengingat jumlah dokter saat ini masih kurang.
“Saya bicara dengan menteri kesehatan, kita sekarang baru punya 92 fakultas kedokteran. Menteri kesehatan menyarankan perlunya 300 fakultas kedokteran,” kata Prabowo.
Prabowo menambahkan Indonesia saat ini kekurangan 140.000 dokter. Idealnya, Prabowo menyebut satu dokter per 1.000 penduduk. “Kita sekarang baru satu dokter per 2.000 penduduk,” kata MenhanPrabowo.
Maka dari itu, Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya kepada para sarjana. “Tetapi ingat ini baru awal. Dari saudara-saudara dan juga nanti dari sarjana-sarjana di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika, red.) lainnya yang juga akan lulus di waktu yang akan datang, kita harapkan suatu prestasi dan sumbangan yang besar,” kata Prabowo.
Kepada para wisudawan, Prabowo juga berpesan mereka harus selalu senantiasa bekerja keras dan belajar, karena nantinya mereka yang akan membangun Indonesia.
“Saya minta di benak pikiran saudara-saudara, anda harus memberi sumbangan besar. Dalam tahun-tahun pertama, cari pengalaman, tetapi di benak, kita butuh, saya bermimpi ada anak Indonesia yang menerima hadiah Nobel di bidang STEM. Saya bermimpi siapa tahu di antara kau saudara bisa asal saudara mau. Belajar! Kalau orang lain bekerja 8–9 jam sehari, kau harus bekerja 18 jam sehari. Bacalah biografi-biografi orang hebat yang berhasil,” kata Prabowo kepada para wisudawan.
Adapun dalam acara itu, Unhan mewisuda total 573 wisudawan, yang terdiri atas program doktor, magister, dan sarjana dari berbagai fakultas, antara lain Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan, Fakultas Keamanan Nasional, Fakultas Manajemen Pertahanan, dan Fakultas Strategi Pertahanan. (ant)