Penunjukan Mayjen Kosasi sebagai Sesmilpres tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1332/X/2024 tertanggal 31 Oktober 2024. Hanya, Mayjen Kosasi baru resmi menjabat setelah ada Keputusan Presiden (Keppres) Prabowo Subianto.
Mayjen Kosasih merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993. Kosasih, yang lahir di Pandeglang, Banten pada 2 April 1971, memulai kariernya di Korps Baret Merah Kopassus dan mengemban berbagai tugas penting.
Kariernya diawali sebagai Pama Pussenif dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 1993. Dua tahun kemudian ia pindah tugas menjadi Komandan Unit 2 Den 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus pada tahun 1995, Pada tahun yang sama ia mendapat promosi jabatan menjadi Pama Kopassus.
Pada tahun 1996, Kosasi naik pangkat satu tingkat menjadi Lentan Satu dan mendapat penugasan sebagai Danton 1 Ki 1 Yon 11 Grup 1 Kopassus. Setahun kemudian dimutasi menjadi Danki 2 Yon 11 Grup 1 Kopassus.
Kariernya semkain melejit setelah naik pangkat menjadi Kapten. Pada tahun 1999 ia dipercaya menjabat Kasi Pers Yon 11 Grup 1 Kopassus dan Pa Pers Sima Denma Grup 1 Kopassus tahun 2000.
Setelah 9 tahun berdinas di satuan elite TNI AD, Kosasih kemudian bergeser ke lingkungan Istana, dengan menjabat sebagai Wakil Dan Denpamsus Grup B/Paspampres pada tahun 2002. Dengan jabatan itu, pangkatnya pun naik menjadi Mayor.
Saat berpangkat Mayor, Kosasi pernah menjabat sebagai Ps Pabandya Dik Spersdam IM (2007), Pabandya Dik Spersdam IM (2008), dan Danyonif 112/DJ (2009).
Pada tahun 2010, Kosasi naik pangkat menjadi Letnan Kolonel (Letkol). Terdapat beberapa jabatan penting yang diemban Kosasi saat berpangkat Letkol, di antaranya Kasiops Kasrem 012/TU (2010), Pamem Kodam IM (2011), Kapuskodal (2012), Wair Kopassus (2013), dan Kadepmiltek (2014).
Enam tahun jadi Letkol, Kosasi lalu naik pangkat menjadi Kolonel pada tahun 2016 setelah dipromosikan menjadi Kainfolahtadam XVI/Pattimura. Di tahun yang sama Kosasi dimutasi meniadi Kabintaldam XVI/Pattimura.
Setelah ia menduduki sejumlah jabatan trageis, dimulai dari Seslem Sesko TNI (2017), Dik Sesko TNI (2018), dan Sahli Bidang Sosbud (2019).
Tahun 2020 ia dimutasi meniadi Dosen Utama Seskoad, Pamen Denma Mabesad dalam rangka pendidikan Lemhanas (2021), dam Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanegara tahun 2021-2022.
Keberhasilannya dalam melaksanakan tugas sebagai Danrem membawa Kosasih pada promosi jabatan sebagai Karopeg Setjen Kemhan dan menyandang pangkat Brigjen atau bintang 1.
Tak butuh lama, Kosasih kemudian diangkat sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Bidang Keamanan dan naik pangkat menjadi Mayjen atau bintang 2
Setelah Prabowo Subianto pindah kantor ke Istana Negara sebagai Presiden ke-8 RI, ternyata turut membawa berkah bagi Kosasi. Ia tetap dalam lingkaran Prabowo setelah mendapatkan promosi jabatan sebagai Sesmilpres Kemsetneg RI.
Sesmilpres memiliki peran vital dalam memberikan dukungan teknis dan administrasi kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Berdasarkan Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 5 Tahun 2020, Sekretariat Militer menyelenggarakan fungsi pemberian dukungan teknis dan administrasi personel TNI Porli yang berkaitan dengan pengangkatan atau pemberhentian dalam jabatan serta kepangkatan perwira TNI dan Polri, serta pengangkatan atau pemberhentian dari dinas keprajuritan yang wewenang penetapannya berada pada Presiden.
Sesmilpres juga bertanggung jawab dalam koordinasi pengamanan Presiden dan Wakil Presiden, beserta keluarga mereka, termasuk tamu negara setingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan dari negara asing. Fungsi ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas resmi di tingkat tertinggi pemerintahan.
Selain itu, bertugas sebagai pembina personel dan pemberian petunjuk teknis di bidang pengamanan kepada Ajudan Presiden, Ajudan Wakil Presiden, Ajudan Istri/Suami Presiden, Ajudan Istri/ Suami Wakil Presiden, Ajudan Tamu Negara Asing, Dokter Pribadi Presiden, Dokter Pribadi Wakil Presiden, Staf Khusus Presiden dan Staf Khusus Wakil Presiden, serta pembinaan anggota TNI, Polri yang bertugas di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet.