Profil KH Ma’ruf Khozin, Pendekar Bahtsul Masail dari Surabaya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Bahtsul Masail (BM) merupakan forum musyawarah para ulama dan santri di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) yang bertujuan membahas persoalan keagamaan, sosial, hingga isu aktual yang belum memiliki kepastian hukum. Forum ini menjadi wadah untuk menggali dan menetapkan hukum Islam yang relevan dengan perkembangan zaman.
Salah satu sosok penting di forum ini adalah KH Ma’ruf Khozin. Eks Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya ini dikenal dengan argumentasi fikihnya yang tajam. Kiprahnya membuatnya dipercaya menjabat Ketua Aswaja Center Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur.
Profil KH Ma'ruf Khozin
Dilansir dari berbagai sumber pada Selasa (22/9/2025), KH Ma’ruf Khozin lahir pada 4 April 1980 di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran, Gondanglegi, Malang. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara pasangan almarhum H Khozin Yahya dan Hj Maftuhah. Sejak kecil, Ma’ruf mempelajari Al-Quran langsung dari kedua orang tuanya.
Setelah lulus Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum pada 1994, ia melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, hingga 2002. Di sela pendidikan pesantren, ia juga sempat menempuh pendidikan umum di Mahessa Pare Kediri, Institut Pembangunan Surabaya, dan Universitas Sunan Giri Surabaya.

















