Punya Khas Tersendiri, Ini Sederet Karya dan Prestasi Sastrawan Joko Pinurbo
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Sastrawan dan penyair kondang Joko Pinurbo meninggal dunia, Sabtu (27/4/2024) pagi. Banyak karya puisi-puisinya yang diminati dan membawa warna tersendiri dalam dunia puisi Indonesia.
Joko Pinurbo yang dikenal juga dengan panggilan Jokpin merupakan penyair terkemuka Indonesia yang menorehkan gaya dan warna tersendiri dalam dunia puisi Indonesia. Selama berkarya, Jokpin juga sudah banyak menorehkan prestasi.
Pria kelahiran Sukabumi 11 Mei 1962 ini menyelesaikan pendidikan terakhirnya di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sanata Dharma, Yogyakarta.
Jokpin sudah gemar puisi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Itulah alasan ia memilih mengenyam pendidikan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Joko Pinurbo menulis dengan gaya romantis, satir, dan humor di setiap puisinya, sehingga karyanya banyak diminati.
Berikut Karya- Karya Joko Pinurbo:
1999: Celana, IndoesiaTera, Magelang
2001: Di Bawah Kibaran Sarung, IndonesiaTera, Magelang
2002: Pacar Kecilku, IndonesiaTera, Magelang
2003: Telepon Genggam, Kompas, Jakarta
2004: Kekasihku, Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta
2005: Pacar Senja: Seratus Puisi Pilihan, Grasindo, Jakarta
2007: Kepada Cium, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
2012: Tahilalat, Omahsore, Yogyakarta
2013: Haduh, Aku Di-follow, Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta
2014: Bulu Matamu: Padang Ilalang, Motion Publishing, Agustus
2019: Srimenanti, Gramedia Pustaka Utama, April 2019
2021: Salah Piknik, Gramedia Pustaka Utama, Februari
2023: Tak Ada Asu di Antara Kita: Kumpulan Cerpen, Gramedia Pustaka Utama, Januari

















