Selebrasi Barcelona usai berhasil mengangkat trofi Juara Copa del Rey. Barcelona berhasil menang dramatis atas Real Madrid 3-2 usai babak extra time. (Foto: Instagram/fcbarcelona)
JAKARTA, (ERAKINI)-Barcelona kembali mencatatkan sejarah di ajang Copa del Rey dengan keluar sebagai juara musim 2024/2025. Dalam duel sarat gengsi bertajuk El Clasico, mereka berhasil menundukkan rival abadinya, Real Madrid, lewat kemenangan dramatis 3-2 di babak .
Pertarungan berlangsung di Estadio La Cartuja, Sevilla, Sabtu malam waktu setempat (26 April 2025), atau Minggu dini hari WIB. Setelah 90 menit penuh tensi tinggi, skor imbang 2-2 memaksa kedua tim melanjutkan pertandingan ke extra time. Barcelona akhirnya memastikan gelar juara berkat gol penentu dari Jules Kounde di menit ke-116.
Babak Pertama: Pedri Buka Keunggulan Lewat Skema Ciamik
Barcelona lebih dulu membuka keunggulan lewat aksi brilian sang gelandang kreatif, Pedri, pada menit ke-28. Gol tersebut berawal dari tusukan cepat Lamine Yamal di sisi kanan. Pemain muda yang tampil mencolok dengan gaya rambut pirang barunya itu mengirim umpan mendatar ke kotak penalti yang langsung disambar Pedri ke sudut kiri atas gawang Real Madrid tanpa mampu diantisipasi Thibaut Courtois.
Keunggulan satu gol Barcelona bertahan hingga jeda. Real Madrid tampak kesulitan menciptakan peluang bersih di sepanjang babak pertama, meski terus menguasai bola.
Memasuki paruh kedua, pasukan Carlo Ancelotti mulai menunjukkan ancaman serius. Kylian Mbappe berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-70 lewat eksekusi tendangan bebas cantik yang mengecoh Wojciech Szczesny di bawah mistar Barca.
Tak butuh waktu lama bagi Madrid untuk membalikkan keadaan. Hanya tujuh menit berselang, Aurelien Tchouameni mencetak gol lewat sundulan tajam meneruskan sepak pojok dari Arda Guler. Madrid pun memimpin 2-1.
Namun, Barcelona tak tinggal diam. Di menit ke-84, Ferran Torres berhasil memanfaatkan operan terobosan dari Lamine Yamal dan menaklukkan Courtois dalam duel satu lawan satu. Skor pun kembali imbang 2-2.
Drama sempat terjadi di penghujung waktu normal saat wasit memberikan penalti kepada Barcelona setelah insiden di kotak terlarang antara Raphinha dan Raul Asencio. Namun, setelah berkonsultasi dengan VAR, keputusan tersebut dibatalkan. Raphinha malah menerima kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi (diving).
Di babak tambahan, Barcelona nyaris unggul lewat Ferran Torres yang kembali menjebol gawang Madrid di menit ke-107. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena offside. Tak lama berselang, Fermin Lopez juga mengancam, tapi tembakannya masih melayang tipis di atas mistar.
Saat laga tampak akan berlanjut ke adu penalti, muncul Jules Kounde sebagai pahlawan. Bek asal Prancis itu memotong umpan lawan, menggiring bola ke area sepertiga akhir, lalu melepaskan tendangan menyilang ke arah kiri gawang. Bola meluncur deras tanpa bisa dihalau Courtois yang sudah mati langkah.
Skor 3-2 untuk Barcelona bertahan hingga peluit akhir ditiup. Blaugrana pun mengangkat trofi Copa del Rey setelah melalui duel mendebarkan sepanjang 120 menit.