Search

Prabowo Unggah Momen Bertemu dan Diskusi dengan Zidane, Bahas Timnas Indonesia?

JAKARTA, (ERAKINI) – Presiden Prabowo Subianto membagikan momen bertemu mantan bintang sepak bola dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, di sela-sela World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. Prabowo mengaku berdikusi dengan sang legenda hidup.

Dalam foto yang dibagikan Prabowo, turut hadir putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, serta putra ZidaneTheo Zidane. "Hari ini di sela World Economic Forum, saya bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia Zinédine Zidane yang juga bersama putranya Theo Zidane," tulis keterangan foto yang dibagikan akun Instagram @prabowo.

Prabowo juga sempat bertukar obrolan bersama Zidane untuk menanyakan capaian karir Theo di usianya yang menginjak 23 sekarang. Theo merespons pertanyaan Presiden dengan mengabarkan bahwa dirinya kini sedang memperkuat skuad Cordoba di tim divisi dua Spanyol.

Belum diketahui diskusi lainnya yang dibicarakan Prabowo dan Zidane, apakah juga terkait Timnas Indonesia. Diketahui, Prabowo menaruh perhatian serius pada perkembangan sepak bola nasional, termasuk upaya Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia.

Karier dan Perestasi Zidane
Zinedine Zidane lahir pada 23 Juni 1972. Ia lebih dikenal dengan julukan Zizou, seorang mantan pemain sekaligus pelatih Real Madrid yang sukses menorehkan sejarah dengan meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut sebagai pelatih. Zidane diakui sebagai salah satu pelatih tersukses di dunia sepak bola.

Sebagai pemain, Zidane dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. Ia dikenal sebagai playmaker elite dengan keanggunan, visi permainan, akurasi umpan, kontrol bola, serta teknik yang luar biasa.

Dalam kariernya sebagai pemain kelas dunia, Zidane meraih berbagai prestasi bergengsi. Ia memenangkan dua gelar Serie A bersama Juventus, serta satu gelar Liga Champions dan satu gelar La Liga bersama Real Madrid. Bersama tim nasional Prancis, Zidane mengantar negaranya menjadi juara Piala Dunia FIFA 1998 dan juara Piala Eropa 2000.

Zidane juga mencatat prestasi individu gemilang. Bersama Ronaldo Nazário, ia menjadi salah satu pemain yang meraih FIFA World Player of the Year sebanyak tiga kali, serta memenangkan Ballon d’Or pada 1998.

Jejak Zidane di dunia sepak bola juga diikuti oleh keempat anaknya. Seluruh putranya menimba ilmu di Akademi Real Madrid. Enzo (24 Maret 1995), Theo (18 Mei 2002), dan Elyaz (26 Desember 2005) berposisi sebagai gelandang, sementara Luca (13 Mei 1998) berposisi sebagai penjaga gawang.

Karier Kepelatihan di Real Madrid
Pada 4 Januari 2016, Presiden Real Madrid Florentino Perez, Zidane resmi ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid menggantikan Rafael Benítez.

Lima hari kemudian, ia menjalani laga debut sebagai pelatih dengan kemenangan telak 5-0 atas Deportivo La Coruna di La Liga. Pada El Clasico pertamanya sebagai pelatih, yang berlangsung di Camp Nou pada 2 April 2016, Zidane membawa Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona, sekaligus mengakhiri rekor 39 laga tak terkalahkan Blaugrana.

Pada 4 Mei 2016, Zidane memimpin Real Madrid lolos ke Final Liga Champions UEFA 2016 usai menyingkirkan Manchester City dengan agregat 1-0. Di kompetisi La Liga musim tersebut, Madrid finis sebagai runner-up, hanya terpaut satu poin dari Barcelona.

Di final Liga Champions yang digelar pada 28 Mei 2016, Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti untuk merebut Piala Eropa ke-11 (La Undecima). Prestasi ini menjadikan Zidane sebagai orang ketujuh yang menjuarai Liga Champions baik sebagai pemain maupun pelatih, serta pelatih Prancis pertama yang meraih trofi tersebut bersama Real Madrid.

Era Keemasan Zidane
Pada musim penuh pertamanya sebagai pelatih, Real Madrid mencatat rekor 16 kemenangan La Liga beruntun, menyamai rekor Barcelona musim 2010–2011. Pada 18 Desember 2016, Madrid juga menjuarai Piala Dunia Antarklub FIFA 2016 setelah mengalahkan Kashima Antlers 4-2 di final, dengan Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick.

Pada 12 Januari 2017, Zidane membawa Madrid mencatat 40 pertandingan tak terkalahkan, memecahkan rekor sepak bola Spanyol sebelumnya. Di akhir musim, ia mengantar Real Madrid meraih gelar La Liga ke-33.

Kesuksesan berlanjut pada 3 Juni 2017, saat Real Madrid mengalahkan Juventus 4-1 di final Liga Champions UEFA 2017 untuk meraih Piala Eropa ke-12 (La Duodécima). Zidane menjadi manajer pertama yang menjuarai Liga Champions secara back-to-back dan pelatih kedua yang memenangkannya dalam dua musim awal karier kepelatihan.

Zidane kemudian meraih Piala Super UEFA 2017, Piala Super Spanyol 2017, serta Piala Dunia Antarklub FIFA 2017, sekaligus dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik FIFA 2017.

Pada 26 Mei 2018, Zidane kembali mencatat sejarah dengan membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di final. Ia menjadi pelatih pertama yang memenangkan Liga Champions tiga musim berturut-turut.

Pengunduran Diri dan Kembali ke Madrid
Pada 31 Mei 2018, Zidane mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Real Madrid, dengan alasan perlunya perubahan di dalam klub.

Namun, setelah serangkaian hasil buruk yang dialami Real Madrid, Zidane kembali ditunjuk sebagai pelatih pada 11 Maret 2019, menggantikan Santiago Solari, dengan kontrak hingga musim panas 2022.

Pada 16 Juli 2020, Zidane kembali membawa Real Madrid meraih gelar La Liga, dengan catatan pertahanan terbaik klub dalam 30 tahun dan kontribusi gol dari 21 pemain berbeda sepanjang musim 2019–2020. Akhirnya, pada 27 Mei 2021, Zidane resmi meninggalkan Real Madrid untuk kedua kalinya, menutup salah satu era tersukses dalam sejarah klub.