Marwan mengatakan, pnyelenggaraan ibadah haji setiap tahun menghadapi tantangan yang dinamis. Tetapi, Kemenhaj mampu membuat sejumlah terobosan penting yang memudahkan jemaah haji Indonesia.
Dengan tidak melakukan 5 hal, Petugas Haji di Arab Saudi mampu menjaga nama baik Indonesia di mata dunia.
Kerajaan Arab Saudi berkomitmen terus menjaga keamanan dua kota suci bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk untuk mereka yang akan ibadah haji.
Dahnil menjelaskan, total anggaran yang disiapkan untuk menutup kenaikan biaya akibat avtur mencapai Rp1,77 triliun.
Gus Irfan menegaskan bahwa jemaah haji Indonesia siap berangkat ke Arab Saudi untuk melaksanakan Ibadah Haji.
Kemenhaj dan KJIRI akan memperkuat edukasi publik agar Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terjebak dalam praktik haji non-prosedural atau haji ilegal.
Pemerintah Indonesia akan menerapkan pengawasan super ketat di bandara untuk memastikan tidak ada masyarakat Indonesia yang berangkat haji secara ilegal.
Pengiriman tahap awal dilakukan dari Gudang Lini Garuda, Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/4/2026), dengan total 100 ton logistik yang akan dikirim secara bertahap ke Saudi.
Kemenhaj mengekspor bumbu instan dan makanan siap saji ke Arab Saudi. Ini dilakukan agar ibadah haji berdampak ekonomi bagi pelaku usaha Indonesia.
Berikut ini jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi pada musim haji tahun ini.
Puji mengungkapkan bahwa Kemenhaj telah menyusun langkah-langkah luar biasa untuk menghadapi situasi geopolitik di kawasan.
Dahnil mengunjungi Saudi German Hospital yang akan berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Haji dan para petugas kesehatan haji dalam melayani jemaah haji Indonesia.
Menhaj Gus Irfan menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus menjadi potret pelayanan publik yang lancar, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
Kemenhaj melalui KUH juga tengah mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar jemaah mendapatkan perhatian dan dukungan, termasuk terkait penggantian atas barang bawaan yang terdampak.
Dinas Kesehatan mencatat sekitar 958 jemaah dinyatakan siap berangkat, sementara sisanya belum memenuhi syarat istithaah kesehatan.