Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan para petugas haji untuk menjaga soliditas dan meningkatkan koordinasi guna mengoptimalkan pelayanan kepada seluruh jemaah haji Indonesia.
Syekh Jamal adalah salah satu petugas haji yang turut serta membantu Kemenhaj dan Pemda Aceh dalam memperjuangkan supaya jemaah terdampak bencana bisa berangkat haji.
Memasuki hari ke-20 operasional haji 2026 oleh Kemenhaj, sebanyak 125.243 jemaah sudah memasuki Arab Saudi. Sedangkan 78.946 jemaah telah berada di Makkah.
Dari hasil peninjauan, sejumlah fasilitas disebut masih dalam tahap penyelesaian. Namun, pihak penyedia layanan menjanjikan seluruh kesiapan akan rampung dalam lima hari ke depan.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat, jumlah tersebut berasal dari 303 kelompok terbang (kloter) yang juga membawa 1.209 petugas haji dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
267 kloter dengan 103.731 jemaah dan 1.065 petugas telah tiba di Madinah. Sementara itu, 131 kloter dengan 50.824 jemaah dan 524 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.
Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri dan Organisasi Internasional Ditjen Imigrasi, Tessar Bayu Setyaji, mengonfirmasi bahwa benar pihaknya telah menunda keberangkatan 80 WNI yang diduga akan berhaji secara nonprosedural melalui pengawasan di 14 bandara.
Gus Irfan menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan lima inovasi penyelenggaraan haji di dalam negeri. Salah satunya ialah penerapan alokasi kuota provinsi yang lebih berkeadilan.
Kemenhaj total jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi mencapai 271 orang, dan saat ini 72 jemaah masih menjalani perawatan.
Berdasarkan data per Rabu (6/5/2026), sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) dengan total 103.690 jemaah serta 1.064 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
Secara keseluruhan, sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) dengan total 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air.
Menurut Kemenhaj, langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia yang menginap di hotel Al-Hidayah.
Rombongan mengecek posisi markaz, rute murur, serta sistem evakuasi di 10 sektor ad hoc yang akan menampung jemaah.
Kemenhaj bersama Polri serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah membentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal untuk memperkuat pengawasan dan penindakan.
Wamenhaj Dahnil mengungkapkan bahwa aparat keamanan Arab Saudi telah menangkap tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat praktik penipuan dan promosi haji ilegal di Saudi.