Serangan Israel ke Jalur Gaza masih tak kunjung dihentikan hingga memasuki hari ke 200. Satu juta warga Palestina di Gaza telah kehilangan rumahnya.
Memanas! Mahasiswa di berbagai universitas di AS melakukan aksi protes untuk memebrikan dukungan ke Palestina dengan mendirikan kemah di kampus elit. Ratusan pendemo ditangkap polisi.
Kuburan massal berisi ratusan mayat warga Palestina ditemukan di dekat RS Gaza. Sebagian mayat dalam kondisi tangan terikat.
Palestina menyebut bahwa Israel menolak Otoritas Palestina dan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina UNRWA.
Komunitas internasional diminta oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan untuk menentang veto AS dan mengakui negara Palestina.
Israel tak henti-hentinya menyerang Jalur Gaza. Pada Sabtu (20/4/2024) sedikitnya 37 warga Palestina tewas dan 68 lainnya luka-luka dalam 23 jam terakhir.
Kemlu RI menyebut tindakan veto yang diambil AS terhadap rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk keanggotaan penuh Palestina di PBB mengkhianati aspirasi bersama untuk perdamaian.
Amerika Serikat memveto resolusi Aljazair yang mengusulkan agar Palestina menjadi anggota penuh PBB. Sikap itu berdampak pada gagalnya Palestina menjadi anggota penuh PBB.
Gempuran tentara Israel terus dilakukan di sejumlah kawasan Jalur Gaza melalui serangan udara meski umat Muslim seluruh dunia, termasuk di Palestina, tengah memperingati Idul Fitri.
Di tengah kekhawatiran yang menyelimuti umat Islam di Palestina, mereka tetap mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri 2024.
Direktur Eksekutif Dana Anak-anak PBB (UNICEF), Catherine Russell menggambarkan skala dan laju kehancuran di Jalur Gaza sebagai hal yang mengejutkan.
Sebanyak tiga truk bantuan berisi bahan bakar, obat-obatan, dan pasokan medis telah memasuki jalur Gaza pada Sabtu (6/4/2024).
Bantuan kemanusiaan itu tiba di Kairo setelah menempuh penerbangan selama kurang lebih 12 jam dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia tipe A330-900.
Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan peralatan menuju Palestina dan Sudan dengan total nilai Rp30 miliar.
Agresi militer Israel telah merusak ratusan sekolah di Gaza, Palestina. Analisis yang bermitra dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan sedikitnya 212 telah hancur.