Hari ini (7/10/2024) telah genap satu tahun serangan dan gempuran Israel di Jalur Gaza, Palestina. Berikut rincian korban dan kerusakan di Palestina akibat gempuran Israel.
Mantan pemimpin Hamas Khaled Mashaal mengatakan kemenangan di Gaza mungkin tertunda, namun akan segera terjadi. Hal itu disampaikan oleh Mashaal dalam pidatonya, Senin (7/10/2024).
Unjuk rasa menolak genosida di Jalur Gaza, meluas di berbagai kota Eropa jelang satu tahun serangan mematikan Israel terhadap warga Palestina, Senin (7/10).
Seorang utusan China pada Rabu (2/10/2024) meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan segera guna meredakan situasi Lebanon-Israel.
Italia menyatakan siap mengirim pasukannya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pembentukan negara Palestina.
Hubungan Israel yang penuh kontroversi dengan PBB sejak tanggal 7 Oktober semakin memburuk. Akankah Israel keluar dari keanggotaan?
Serangan keji kembali diluncurkan oleh Israel di Sekolah Zeitoun di Kota Gaza. Sebanyak 22 warga Palestina tewas, termasuk 13 anak-anak dan seorang bayi.
PBB telah menggelar pemungutan suara resolusi untuk mengakhiri pendudukan Israel di Palestina dalam satu tahun pada Rabu (18/9/2024). Hasil Voting, 14 negara membela Israel.
Gempuran Israel telah menewaskan lebih dari 11.000 pelajar di Jalur Gaza dan Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023, menurut Kementerian Pendidikan Palestina.
UNRWA yang merupakan Badan Pengungsi PBB untuk Palestina di Gaza pada Senin (16/9/2024) menyampaikan bahwa cakupan vaksinasi polio di Gaza telah mencapai 90 persen.
Miris, Kisah anak Palestina yang sudah di pengungsian tapi tetap diserang Israel. Kini harus hidup tanpa kakinya dan kehilangan keluarganya.
Lebih dari 560.000 anak di bawah 10 tahun di Jalur Gaza telah selesai divaksinasi polio oleh PBB dan mitranya.
Hamas telah menyatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan gencatan senjata dengan Israel tanpa menuntut syarat-syarat baru.
Militer Israel pada Rabu (11/9/2024) telah mengebom sekolah yang menjadi tempat penampungan di Jalur Gaza hingga menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk 6 staf PBB.
19 orang tewas dalam serangan Israel di zona kemanusiaan Al Mawasi yang ditunjuk di Gaza selatan pada Senin (9/9/2024) lalu.