Bobotoh Persib Gaungkan All Eyes on Karhutla
Tim RedaksiSelasa, 20 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Dukungan terhadap perjuangan melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggema di tengah pertandingan Persib Bandung kontra Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026). Sejumlah Bobotoh menyuarakan keprihatinan atas bencana lingkungan tersebut melalui spanduk bertuliskan “All Eyes on Karhutla”, “Langit Seharusnya Biru”, dan “No Forest No Future” yang dibentangkan di tribun utara stadion. Pesan-pesan itu menjadi simbol protes terhadap kerusakan hutan sekaligus seruan agar persoalan kebakaran dan kabut asap mendapat perhatian lebih luas.
Aksi kepedulian tersebut tidak hanya berlangsung di dalam stadion. Sebelum memasuki arena pertandingan, sebagian suporter Persib menggelar corteo atau arak-arakan di sepanjang jalan hingga terowongan dengan membawa spanduk dan menyalakan suar (flare). Melalui gerakan tersebut, Bobotoh menyampaikan kritik terhadap bencana karhutla yang berdampak pada sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan. Kabut asap yang menyelimuti kawasan terdampak menjadi salah satu persoalan yang disoroti, sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup.
Respons terhadap aksi tersebut juga mengarah pada upaya penggalangan bantuan bagi masyarakat yang terdampak. Manajemen Persib Bandung dikabarkan tengah merencanakan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Persib Apps. Program ini disiapkan sebagai sarana bagi Bobotoh untuk menyalurkan donasi yang nantinya dapat digunakan untuk menyediakan masker, vitamin, serta kebutuhan lainnya bagi korban karhutla.














