JAKARTA, (ERAKINI) – PT Pos Indonesia (Persero) mengalami perombakan besar pada jajaran direksi dan komisaris. Perusahaan logistik milik negara itu kini dinakhodai Daud Joseph.
Pengangkatan Daud Joseph sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia tertuang dalam Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 168 Tahun 2026/SK.065/DI-DAM/DO/2026 yang ditetapkan pada 11 Maret 2026.
Dalam surat keputusan itu, pemegang saham melalui Danantara Asset Management memberhentikan sejumlah anggota direksi sekaligus mengangkat jajaran direksi baru.
Beberapa direksi yang diberhentikan dengan hormat, yakni Faizal Rochmad Djoemadi dari jabatan Dirut, Tonggo Marbun dari Direktur Bisnis Kurir dan Logistik, Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman dari Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Hariadi dari Direktur Operasi dan Digital Services.
Selain itu, Asih Kurniasari Komar juga diberhentikan dari jabatan Direktur Human Capital Management, serta Haris dari posisi Direktur Bisnis Jasa Keuangan. Pemegang saham kemudian mengangkat lima direksi baru sekaligus mempertahankan satu direksi lama dalam jajaran manajemen PT Pos Indonesia.
Dalam susunan baru direksi, Daud Joseph ditunjuk sebagai Direktur Utama. Ia akan didampingi Donny Maya Wardhana sebagai Direktur Operasi, Fathul Anwar sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rosma Handayani sebagai Direktur Human Capital Management, serta Fahdel Akbar sebagai Direktur Komersial.
Sementara itu, Prasabri Pesti yang sebelumnya menjabat Direktur Business Development dan Portfolio Management tetap berada di jajaran direksi dengan penugasan baru sebagai Direktur Transformasi dan IT.
Rekam Jejak Daud Joseph
Daud Joseph merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1997 (TN 5). Daud Joseph satu angkatan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Lulus dari SMA Taruna Nusantara, Daud Joseph melanjutkan pendidikan ke Universitas Indonesia (UI) lulusan Teknik Metalurgi dan Material, dan lulus tahun 2001.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Thunderbird School of Global Management, Arizona State University, Amerika Serikat (2019 - 2021), melalui program SHARE Fellow yang memberikan beasiswa penuh bagi pemimpin potensial dari negara berkembang.
Daud Joseph dikenal sebagai profesional yang memiliki pengalaman panjang di bidang transportasi, logistik, dan operasional dengan rekam jejak lebih dari dua dekade di berbagai perusahaan besar. Sebelum dipercaya memimpin PT Pos Indonesia, Daud Joseph menjabat sebagai Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sejak 11 April 2023.
Selama berkarier di Transjakarta, Daud bertanggung jawab atas pengelolaan ratusan rute dengan ribuan armada bus serta memimpin ribuan karyawan untuk memastikan layanan transportasi publik berjalan selama 24 jam. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Operasional Transjakarta pada periode 2016–2019.
Selain di sektor transportasi publik, Daud memiliki pengalaman di industri logistik dan perkebunan. Ia pernah menjadi Presiden Komisaris PT Steady Safe Tbk pada 2021–2023 serta menjabat sebagai Head of Transportation, Maintenance Facilities & Infrastructure Division di PT Triputra Agro Persada Group pada 2014–2016.
Sebelumnya, ia juga berkarier di Sinarmas Agribusiness & Food sebagai Senior Manager of Transportation selama hampir lima tahun (November 2019-Juni 2014). Dalam posisi tersebut, Daud mengelola operasional transportasi yang mencakup armada truk, alat berat, sumber daya manusia, hingga fasilitas perawatan kendaraan untuk mendukung distribusi industri kelapa sawit.
Daud Joseph juga punya pengalaman di PT Astra International, dengan menjabat sebagai National Workshop Operation Head selama hampir delapan tahun (Januari 2002 - Oktober 2009). Dalam peran ini, ia memimpin operasional bengkel di puluhan cabang di seluruh Indonesia serta menyusun standar manajemen operasional dan layanan purna jual.
Dengan pengalaman panjang di bidang operasional, transportasi, dan manajemen logistik, Daud diharapkan mampu membawa PT Pos Indonesia bertransformasi dan meningkatkan layanan perusahaan di tengah tantangan industri logistik yang semakin kompetitif.