Search

H-4 Lebaran: Harga Pangan Naik Merata di Seluruh Indonesia, Cabai Meledak!

JAKARTA, (ERAKINI) – Memasuki H-4 Lebaran, harga pangan strategis di pasar tradisional seluruh provinsi Indonesia serempak mengalami kenaikan. Harga cabai tercatat mengalami kenaikan tertinggi.

Kenaikan harga cabai terjadi di hampir seluruh jenis. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia mencatat, cabai merah keriting mengalami kenaikan tertinggi hingga 19,41 persen atau Rp8.500 menjadi Rp52.300 per kilogram (kg).

Sementara itu, cabai merah besar juga melonjak signifikan sebesar 18,64 persen atau Rp8.250 menjadi Rp52.500 per kg. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit merah yang naik 10,36 persen atau Rp8.450 menjadi Rp90.000 per kg.
Adapun cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebesar 6,77 persen atau Rp3.650 menjadi Rp57.550 per kg.

Selain cabai, sejumlah komoditas pangan lainnya juga mengalami kenaikan meski tidak setinggi komoditas cabai. Daging ayam ras segar naik 3,51 persen atau Rp1.450 menjadi Rp42.750 per kg.

Harga telur ayam ras segar juga naik 2,14 persen atau Rp700 menjadi Rp33.400 per kg. Sementara daging sapi kualitas I tercatat naik 2,35 persen atau Rp3.400 menjadi Rp148.150 per kg, dan daging sapi kualitas II naik 1,9 persen atau Rp2.600 menjadi Rp139.300 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah naik 2,1 persen atau Rp400 menjadi Rp19.450 per kg. Minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 1,32 persen atau Rp300 menjadi Rp22.950 per kg. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 2 naik 0,69 persen atau Rp150 menjadi Rp21.850 per kg.

Untuk komoditas bawang merah ukuran sedang tercatat naik 2,3 persen atau Rp1.000 menjadi Rp44.400 per kg, dan bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,25 persen atau Rp100 menjadi Rp40.200 per kg.

Untuk komoditas beras, kenaikan relatif tipis. Beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.000 per kg, medium II naik 0,32 persen menjadi Rp15.850 per kg, beras kualitas super I naik 0,29 persen menjadi Rp17.200 per kg, dan super II naik 0,30 persen menjadi Rp16.750 per kg.

Sedangkan beras kualitas bawah I tercatat naik 0,35 persen menjadi Rp14.500 per kg, dan beras kualitas bawah II berada di harga Rp14.500 per kg atau tidak mengalami perubahan.

Adapun gula pasir kualitas premium naik 0,5 persen menjadi Rp20.000 per kg, dan gula pasir lokal naik 0,81 persen menjadi Rp18.750 per kg.

Berikut daftar harga rata-rata bahan pangan strategis di pasar tradisional seluruh provinsi Indonesia, Selasa, 17 Maret 2026:

  • Bawang merah ukuran sedang: Rp44.400/kg (naik 2,3% atau Rp1.000)
  • Bawang putih ukuran sedang: Rp40.200/kg (naik 0,25% atau Rp100)
  • Beras kualitas bawah I: Rp14.500/kg (naik 0,35% atau Rp50)
  • Beras kualitas bawah II: Rp14.500/kg (harga tetap)
  • Beras kualitas medium I: Rp16.000/kg (naik 0,31% atau Rp50)
  • Beras kualitas medium II: Rp15.850/kg (naik 0,32% atau Rp50)
  • Beras kualitas super I: Rp17.200/kg (naik 0,29% atau Rp50)
  • Beras kualitas super II: Rp16.750/kg (naik 0,30% atau Rp50)
  • Cabai merah besar: Rp52.500/kg (naik 18,64% atau Rp8.250)
  • Cabai merah keriting: Rp52.300/kg (naik 19,41% atau Rp8.500)
  • Cabai rawit hijau: Rp57.550/kg (naik 6,77% atau Rp3.650)
  • Cabai rawit merah: Rp90.000/kg (naik 10,36% atau Rp8.450)
  • Daging ayam ras segar: Rp42.750/kg (naik 3,51% atau Rp1.450)
  • Daging sapi kualitas I: Rp148.150/kg (naik 2,35% atau Rp3.400)
  • Daging sapi kualitas II: Rp139.300/kg (naik 1,9% atau Rp2.600)
  • Gula pasir kualitas premium: Rp20.000/kg (naik 0,5% atau Rp100)
  • Gula pasir lokal: Rp18.750/kg (naik 0,81% atau Rp150)
  • Minyak goreng curah: Rp19.450/kg (naik 2,1% atau Rp400)
  • Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp22.950/kg (naik 1,32% atau Rp300)
  • Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp21.850/kg (naik 0,69% atau Rp150)
  • Telur ayam ras segar: Rp33.400/kg (naik 2,14% atau Rp700).