Search

24 Jam Terakhir, 51 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel, Total Tembus 52.000 Lebih

DEIR AL-BALAH, (ERAKINI) – Sebanyak 51 warga Palestina tewas akibat serangan Israel terbaru. Hal itu disampaikan oleh pihak Rumah sakit di Jalur Gaza yang menerima jenazah 51 warga Palestina selama 24 jam terakhir.

Melansir Arab News, Kementerian Kesehatan setempat pada hari Minggu (27/4/2025) menyampaikan, dengan adanya korban yang terus bertambah tersebut, jumlah korban tewas Palestina dari perang Israel-Hamas yang telah berlangsung selama 18 bulan menjadi 52.243.

Jumlah keseluruhan korban mencakup hampir 700 jenazah yang proses dokumentasinya baru saja selesai, kata kementerian dalam pembaruan terbarunya. Jumlah korban harian mencakup jenazah yang diambil dari reruntuhan setelah serangan sebelumnya.

Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas dengan meluncurkan pemboman mendadak pada tanggal 18 Maret, dan telah melakukan gelombang serangan harian sejak saat itu. Pasukan darat telah memperluas zona penyangga dan mengepung kota selatan Rafah, dan sekarang menguasai sekitar 50 persen wilayah tersebut.

Israel juga telah menutup 2 juta warga Palestina di wilayah itu dari semua impor, termasuk makanan dan obat-obatan, selama hampir 60 hari. Kelompok-kelompok bantuan mengatakan persediaan akan segera habis dan ribuan anak-anak kekurangan gizi.

Pemerintah Israel mengatakan serangan baru dan blokade yang diperketat ditujukan untuk menekan Hamas. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk melanjutkan perang sampai Hamas dihancurkan atau dilucuti senjatanya, dan semua sandera dikembalikan.

Hamas mengatakan bahwa mereka hanya akan membebaskan 59 sandera yang tersisa — 24 di antaranya diyakini masih hidup — sebagai imbalan atas tahanan Palestina, gencatan senjata yang langgeng, dan penarikan penuh Israel dari Gaza, seperti yang diserukan dalam gencatan senjata yang sekarang sudah tidak berlaku yang dicapai pada bulan Januari.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan perempuan dan anak-anak merupakan korban tewas terbanyak di Palestina, tetapi tidak menyebutkan berapa banyak di antaranya adalah militan atau warga sipil. Kementerian itu mengatakan 117.600 orang lainnya terluka dalam perang tersebut.

Jumlah keseluruhan korban tewas adalah 2.151 orang dan 5.598 orang terluka sejak Israel memulai kembali perang bulan lalu.

Israel mengatakan telah menewaskan sekitar 20.000 militan, tanpa memberikan bukti. Militer mengatakan pihaknya berusaha menghindari melukai warga sipil dan menyalahkan Hamas atas kematian mereka karena militan beroperasi di daerah padat penduduk.

Serangan Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan membuat sekitar 90 persen penduduknya mengungsi, menyebabkan ratusan ribu orang berlindung di kamp tenda kumuh atau bangunan yang dibom.