Sarif Abdillah Imbau Pemda Antisipasi Lonjakan Inflasi Akhir Tahun
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diimbau mewaspadai ancaman inflasi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah, Rabu (3/12/2025). Dia memperkirakan, dalam periode ini, tingkat konsumsi masyarakat meningkat.
"Sehingga diperlukan berbagai upaya untuk memastikan stok dan harga komoditas pangan tetap terkendali," ungkap Sarif Abdillah, Rabu (3/12).
Atas dasar itu, Sarif meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mewaspadai kenaikan harga pangan, khususnya komoditas primer yang berpotensi memicu inflasi.
"Harus lebih cermat memantau harga beberapa komoditas, serta tak kalah penting tentunya memantau distribusi komoditas bahan pokok," jelas pria akrab disapa Kakung ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat, pada November 2025 inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Jawa Tengah sebesar 2,79 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Semarang sebesar 2,92 persen.
Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sepuluh kelompok pengeluaran, di mana tertinggi adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,26%.


















