BMKG Cabut Peringatan Tsunami Gempa Bitung M 7,6
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan potensi tsunami pasca gempa Bitung berkekuatan magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026) pagi.
Dipantau dari laman resmi BMKG pukul 08.11, BMKG telah menurunkan status gempa menjadi magnitudo 7,3. BMKG juga memperbaharui kedalaman gempa kini menjadi 18 Km di 1,21 LU-126,25 BT.
Gempa diirasakan (Skala MMI) di V-VI Ternate, V Kecamatan Ibu, IV-V Manado, III Bone Bolango, III Gorontalo Utara, II-III Kabupaten Boalemo, dan II-III Pohuwato.
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis pagi pukul 05.48 WIB. BMKG menyatakan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer.
BMKG kemudian menetapkan tujuh wilayah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) berstatus siaga tsunami.

















