JAKARTA, (ERAKINI) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengganti 36 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kemenkeu, Rabu (28/1/2026). Perombakan terbanyak manyasar pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai (DJBC) dengan total sebanyak 31 orang.
Namun, pejabat yang dilantik hari ini baru berjumlah 27 orang. Mereka terdiri atas 22 orang pejabat DJBC, 3 orang pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), 1 orang pejabat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan 1 orang pejabat Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Dalam pelantikan tersebut, Purbaya mengingatkan bahwa kepercayaan negara kepada para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan sebaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan.
Selain itu, Menkeu menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni administratif, melainkan merupakan tugas negara dan bentuk kepercayaan publik yang harus dipertanggungjawabkan.
“Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan jaga integritas. Ini tugas negara dan kepercayaan publik yang dititipkan di pundak Saudara-Saudara sekalian dan akan dimintai pertanggungjawaban melalui kepemimpinan, etika, serta kinerja,” tandasnya Menkeu.
Purbaya juga menekankan pentingnya merumuskan kebijakan fiskal yang tepat untuk mendorong permintaan dalam negeri. Hal ini perlu dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan cita-cita Indonesia maju di tengah tantangan dinamika geopolitik global.
“Di dalam negeri kita punya domestic demand yang besar. Ini harus didorong lewat kebijakan fiskal yang tepat. Domestic demand kalau kita dorong pertumbuhannya tepat, tapi kalau banyak barang selundupan, domestic demand-nya yang menguasai perusahaan-perusahaan dari luar negeri yang bersaing secara tidak fair, karena masuknya ilegal, sehingga perusahaan-perusahaan dalam negeri tidak mempunyai ruang untuk bersaing secara fair,” kata Menkeu.
Oleh karena itu, jajaran Kemenkeu, khususnya Bea dan Cukai, harus berada di lini terdepan dalam menjaga pasar dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat, khususnya dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di luar negeri yang bersaing secara tidak fair.
Menkeu meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja lebih disiplin, menjaga integritas, serta memastikan pengelolaan fiskal dan pasar domestik berjalan secara bersih dan profesional demi kepentingan negara.
"Pada dasarnya itu Anda semua harus berjuang lebih keras untuk memastikan pengumpulan pajak kita atau Bea Cukai kita bisa lebih optimal. Ini saya sengaja koco' semuanya di seluruh pelabuhan besar dan di pemain inti di pusat. Ke depan kita tidak boleh main-main lagi, karena di posisi yang baru akan dimonitor dengan ketat, dan kalau ada hal yang mengecewakan, jangan main-main lagi, saya akan atur ulang lagi," tegasnya.
Berikut daftar daftar pejabat Eselon II yang dilantik Purbaya:
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Dilantik Hari Ini)
1. Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Gatot Sugeng Wibowo
2. Direktur Teknis Kepabeanan, Imik Eko Putro
3. Direktur Fasilitas Kepabeanan, Susila Brata
4. Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Djaka Kusmartata
5. Direktur Keberatan Banding dan Peraturan, R. Fadjar Donny Tjahjadi
6. Direktur Kepatuhan Internal, Akhmad Rofiq
7. Direktur Penindakan dan Penyidikan, Priyono Triatmojo
8. Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi, Parjiya
9. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau, Dwijo Muryono
10. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, Sodikin
11. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Timur, Agus Sudarmadi
12. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal
13. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Agus Yulianto
14. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur II, Muhamad Lukman
15. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, lyan Rubiyanto
16. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto
17. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur, Bagus Nugroho Tamtomo Putro
18. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Martha Octavia
19. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi
20. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang
21. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta, Hendri Darnadi
22. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Papua, Encep Dudi Ginanjar
Akan Dilantik 2 Februari 2026
23. Kepala Biro Advokasi, Setjen, Sugeng Apriyanto
24. Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis, Untung Basuki
25. Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Rachmat Solik
26. Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai, Mohammad Aflah Farobi
27. Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai, Erwin Situmorang
28. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi
29. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur 1, Rusman Hadi
30. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara, Zaky Firmansyah
31. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Agung Widodo.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)
1. Direktur Pengelolaan Kas Negara, Agung Yulianta
2. Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan, Muhdi
3. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Taukhid.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
1. Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan, Kusuma Santi Wahyuningsih.
Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK)
1. Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan, Ayu Sukorini.