Search

IHSG Tersungkur Lagi Jumat Pagi, Pasar Tertekan Sentimen Global dan Moody’s

JAKARTA, (ERAKINI) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali tersungkur. Pada perdagangan Jumat (6/2/2026) pagi, IHSG  bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG dibuka melemah 188,20 poin atau 2,32 persen ke posisi 7.915,66. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 16,33 poin atau 1,97 persen ke posisi 813,02.

“Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level support di 8.000,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan PDB Indonesia tumbuh 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal IV 2025, melampaui ekspektasi sebesar 5,01 persen (yoy) dan meningkat dari pertumbuhan 5,04 persen (yoy) pada kuartal III 2025.

Sepanjang 2025, perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen (yoy), atau sedikit di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen (yoy).

“Pertumbuhan ini juga merupakan pertumbuhan tahunan yang paling kuat sejak kuartal III 2022, didukung oleh pertumbuhan sektor swasta dan peningkatan investasi,” jelas Ratna.

Di sisi lain, Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil pada Kamis (5/2/2026) setelah penutupan bursa. Namun, Moody’s mempertahankan peringkat Indonesia di level Baa2.

Moody’s menilai perubahan outlook didasari penurunan tingkat prediktabilitas dalam perumusan kebijakan, yang berisiko melemahkan efektivitas kebijakan serta mengindikasikan pelemahan tata kelola. “Hal ini berpotensi menjadi sentimen negatif pada perdagangan Jumat,” kata Ratna.

Selanjutnya, pelaku pasar menantikan rilis cadangan devisa (cadev) Indonesia bulan Januari 2026 serta indeks harga properti kuartal IV 2025 pada Jumat.

Pada perdagangan Kamis (5/2), bursa saham Eropa kompak melemah, di antaranya Euro Stoxx 50 turun 0,66 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,99 persen, indeks DAX Jerman melemah 0,46 persen, serta indeks CAC Prancis turun 0,29 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga kompak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026), di antaranya indeks S&P 500 turun 1,23 persen ke level 6.798,11, indeks Nasdaq melemah 1,38 persen ke 24.584,69, serta Dow Jones turun 1,20 persen ke 48.908,30.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 143,39 poin atau 0,27 persen ke 53.961,39, indeks Shanghai melemah 6,39 poin atau 0,16 persen ke 4.069,52. Lalu, indeks Hang Seng melemah 408,26 poin atau 1,52 persen ke 26.476,97, dan indeks Straits Times melemah 31,47 poin atau 0,63 persen ke 4.944,39.