Search

Mengenal Penyebab dan Gejala Kanker Ginjal yang Menyerang Penyanyi Vidi Aldiano

JAKARTA, (ERAKINI) – Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) sore. Penyanyi bersuara khas itu meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga sejak 2019.

Penyakit tersebut awalnya terdeteksi secara tidak sengaja saat Vidi memeriksakan suaranya yang tiba-tiba hilang ke dokter THT pada Oktober 2019. Dalam pemeriksaan rutin, dokter menemukan tekanan darahnya sangat tinggi, meski ia tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga.

Merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya, Vidi kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di Singapura. Hasil USG menunjukkan adanya benjolan sekitar lima sentimeter di ginjal kirinya yang kemudian dipastikan sebagai kanker ginjal stadium tiga.

Kanker ginjal adalah kondisi ketika sel-sel di ginjal tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali. Penyakit ini biasanya menyerang orang berusia di atas 60 tahun, meski pada anak-anak bisa muncul dalam bentuk tumor Wilms.

Ginjal merupakan organ yang berfungsi menyaring sisa metabolisme dalam darah dan membuangnya dalam bentuk urine. Selain itu, ginjal juga memproduksi enzim renin yang berperan dalam mengendalikan tekanan darah serta hormon eritropoietin yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah.

Sama seperti kanker lainnya, kanker ginjal yang terdeteksi dan diterapi lebih awal dapat meningkatkan peluang pasien untuk sembuh. Namun, keberhasilan pengobatan juga bergantung pada jenis kanker, usia pasien, serta berbagai faktor lainnya.

Penyebab Kanker Ginjal
Kanker ginjal terjadi akibat mutasi (perubahan) gen pada sel-sel ginjal. Mutasi ini menyebabkan sel ginjal tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Kumpulan sel abnormal tersebut kemudian membentuk tumor yang dapat menyebar ke seluruh ginjal atau bahkan ke organ tubuh lain.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya mutasi tersebut. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal, yaitu:

  • Merokok
  • Menderita hipertensi
  • Menderita obesitas
  • Memiliki riwayat kanker ginjal dalam keluarga
  • Berusia lebih dari 50 tahun
  • Menjalani perawatan gagal ginjal jangka panjang, seperti cuci darah
  • Bekerja di lingkungan yang berisiko terpapar bahan kimia tertentu, seperti bahan kimia pembersih peralatan (trikloroetilen)
  • Menderita penyakit genetik, seperti sindrom Von Hippel-Lindau
  • Berjenis kelamin laki-laki

Gejala Kanker Ginjal
Kanker ginjal umumnya tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Jika sudah memasuki stadium lanjut, beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:

  • Benjolan di sekitar pinggang atau perut
  • Nyeri di punggung bawah dan pinggang
  • Demam yang tidak kunjung mereda
  • Keringat berlebih, terutama pada malam hari
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Hilang nafsu makan
  • Pucat, lemas, dan mudah lelah
  • Urine berdarah (hematuria)
  • Kekurangan darah (anemia)

Jenis Kanker Ginjal
Berdasarkan karakteristiknya, kanker ginjal dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Renal cell carcinoma
Kanker ginjal ini merupakan jenis yang paling sering menyerang orang dewasa. Renal cell carcinoma bermula di lapisan tubulus ginjal, yaitu serangkaian tabung yang berfungsi mengangkut cairan tubuh dan darah menuju ginjal.

2. Urothelial carcinoma
Urothelial carcinoma merupakan jenis kanker ginjal yang bermula di pelvis ginjal. Pengobatan untuk jenis kanker ini biasanya sama seperti kanker kandung kemih karena berasal dari sel yang sama.

3. Sarcoma
Jenis kanker ginjal ini sangat jarang terjadi. Sarcoma bermula di jaringan ikat yang mengelilingi organ ginjal.

4. Wilms’ tumor
Wilms’ tumor adalah jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada anak-anak. Umumnya, tumor ini terdiagnosis pada anak usia di bawah 10 tahun.