Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Penyebab Umat Islam Belum Menjadi Kekuatan Ekonomi di Indonesia
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pakar Ekonomi Syariah Prof Muhammad Syafi'i Antonio membeberkan alasan mengapa umat Islam di Indonesia yang jumlahnya mayoritas tapi belum menjadi kekuatan ekonomi yang dominan. Syafi'i Antonio menjelaskan bahwa salah satu penyebab umat Islam tertinggal secara ekonomi adalah cara pandang yang kurang tepat terhadap kekayaan.
Menurutnya, sebagian umat masih menganggap menjadi sebagai sesuatu yang kurang baik, sehingga lebih berorientasi pada urusan akhirat tanpa diimbangi upaya membangun kekuatan ekonomi di dunia.


















