Masjid Agung An-Nur, Ikon Religi di Pekanbaru yang Sarat Sejarah dan Multifungsi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Keberadaan masjid agung di berbagai daerah di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata halal yang memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Salah satu contohnya adalah Masjid Agung An-Nur Pekanbaru yang terletak di Pekanbaru, Provinsi Riau. Masjid ini kerap ramai dikunjungi masyarakat, baik untuk beribadah maupun menikmati suasana religius yang ditawarkan.
Berikut empat fakta menarik tentang Masjid Agung An-Nur:
1. Berdiri sejak 1968
Masjid Agung An-Nur merupakan salah satu ikon religi di Riau yang memiliki sejarah panjang sejak akhir 1960-an. Masjid ini pertama kali berdiri pada 27 Rajab 1388 Hijriah atau bertepatan dengan 19 Oktober 1968.
Peresmian masjid dilakukan oleh Arifin Ahmad yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Riau. Namun, bangunan yang berdiri saat ini bukan merupakan bentuk asli dari pembangunan awal.
2. Renovasi besar pada tahun 2000
Pada tahun 2000, di masa kepemimpinan Saleh Djasit, masjid ini mengalami renovasi total dan dibangun ulang dengan desain yang lebih megah.
Renovasi tersebut memperluas area masjid secara signifikan, dari sekitar 4 hektar menjadi 12,6 hektar. Perluasan ini memungkinkan pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang terbuka hijau dan area parkir yang luas.
















