Search

BPJPH Panggil 18 LHLN China, Sinkronkan Standar Jelang Wajib Halal Oktober 2026

JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkuat sinergi dan harmonisasi standar halal dengan sejumlah lembaga halal luar negeri (LHLN) asal China, sebagai persiapan menuju penerapan wajib halal pada Oktober 2026.

Penguatan sinergi ini dilakukan melalui forum Courtesy Meeting & Discussion with China Halal Certification Bodies di Kantor BPJPH, Jakarta. Pertemuan tersebut menghadirkan sekitar 18 lembaga sertifikasi halal dari China guna menyelaraskan regulasi halal Indonesia dengan praktik sertifikasi yang telah berjalan di negara tersebut. 

Sinkronisasi ini dinilai penting untuk memperlancar arus perdagangan sekaligus menjaga kualitas produk yang masuk ke pasar domestik.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan, kerja sama bilateral ini akan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara, terutama dalam mempermudah ekspor-impor produk halal yang tetap terjaga kualitas dan kepatuhannya.

“Tentunya dengan semangat keindonesiaan, kita saling sangat menguntungkan untuk kedua negara bilateral ekonominya, yang ekspor semakin mudah tapi terseleksi,” ujar Haikal Hasan dalam keterangannya dikutip Rabu (29/4/2026).

Haikal menjelaskan, China menjadi negara pertama yang diundang karena memiliki jumlah lembaga halal terbanyak serta volume produk yang besar dalam hubungan dagang dengan Indonesia. Selain itu, China dinilai berhasil mengembangkan industri halal meski mayoritas penduduknya bukan Muslim.

“Tidak ada salahnya kalau kita lihat dan belajar untuk penerapan di China, padahal mayoritas penduduknya non-Muslim, tapi begitu aware dengan halal,” katanya.

Menurutnya, penguatan kerja sama tak hanya menyentuh sertifikasi, tetapi juga pembangunan ekosistem halal secara menyeluruh, mulai dari proses inspeksi, inventori, pengemasan, hingga distribusi produk.

“Jadi saya memanggil para LHLN dari China. Yuk kita sama-sama membangun ekonomi yang lebih baik,” lanjutnya.

Ke depan, BPJPH berencana menggelar forum serupa dengan lembaga halal dari berbagai negara lain, termasuk kawasan Eropa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjadikan sektor halal sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejumlah lembaga halal China yang hadir antara lain Shenzhen One Gate Halal Centre, Shanghai Global Halal Certification Service, Halal Certification Services Chongqing, China Halal Certification Shanghai Co., Ltd., hingga International Halal Certification Center Limited.

Melalui forum ini, BPJPH berharap kolaborasi global di bidang jaminan produk halal semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan industri halal dunia yang berkelanjutan.