Masjid Sultan Agung, Tempat Ibadah Sederhana Peninggalan Sultan Palembang Abad ke-17
Abdul Rahman Ahdori
PALEMBANG, (ERAKINI) - Siapa sangka, masjid yang tampak sederhana dari luar ternyata menyimpan sejarah panjang Kesultanan Palembang. Masjid Sultan Agung, yang berdiri di kawasan Ilir Timur II, ternyata merupakan lokasi makam Sultan Agung Komarudin Sri Teruno, salah satu sultan Palembang yang memerintah pada awal abad ke-18.
Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (7/11/2025), masjid ini dibangun secara swadaya oleh seorang sesepuh bernama Ki Abunawar bersama warga setempat pada tahun 1950. Meski berdiri di lahan seluas sekitar 1.500 meter persegi, arsitektur masjid ini masih mempertahankan nuansa klasik khas Palembang tempo dulu.
Di area masjid, terdapat makam Sultan Agung Komarudin Sri Teruno yang pernah berkuasa pada tahun 1714-1724 Masehi. Hingga kini, makam tersebut terawat rapi dan bersih berkat perawatan rutin dari pengurus dan masyarakat sekitar. Tak heran, kawasan ini kerap dikunjungi peziarah dari dalam maupun luar daerah, bahkan dari mancanegara.
Selain menjadi destinasi wisata religi, Masjid Sultan Agung juga aktif digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, belajar Al-Qur’an, dan kegiatan madrasah bagi anak-anak. Suasana religius dan kekeluargaan menjadikan masjid ini pusat kegiatan warga di sekitar kawasan 1 Ilir.
















