Film Konser BTS 'ARIRANG' Sehari Raup Rp36 Miliar, Kalahkan ‘Wicker’ di Box Office AS
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Film konser BTS World Tour ‘ARIRANG’ in South America meraup pendapatan US$2 juta atau sekitar Rp36,26 miliar pada Jumat (30/10/2026) di box office Amerika Utara.
Film yang menampilkan perjalanan konser grup K-pop BTS tersebut berhasil mengungguli film ‘Wicker’, meski masih berada di bawah ‘You Can See Everything’, ‘Clayface’, dan ‘Wildwood’ dalam persaingan pendapatan harian.
Mengutip Variety, Minggu (1/11/2026), film konser BTS menghasilkan US$2 juta dari penayangan di 1.010 bioskop di Amerika Utara. Capaian itu menempatkannya di posisi keempat box office Jumat, di atas ‘Wicker’ yang meraup US$1,43 juta dari 2.374 bioskop.
Hasil tersebut menunjukkan daya tarik BTS di pasar Amerika Utara melalui format film konser yang membawa pengalaman pertunjukan musik ke layar lebar. Dengan jumlah bioskop yang jauh lebih sedikit dibandingkan ‘Wicker’, film konser tersebut mampu membukukan pendapatan harian lebih tinggi.
Sementara itu, posisi puncak box office Jumat ditempati film dokumenter ‘You Can See Everything’ produksi A24 yang mengangkat kisah pendiri Theranos, Elizabeth Holmes. Film tersebut meraup US$3,56 juta dari 3.243 bioskop dan diproyeksikan memperoleh tambahan US$10,65 juta hingga Minggu.
Di posisi kedua, film horor DC ‘Clayface’ mencatat pendapatan US$3,3 juta dari 3.478 bioskop. Film yang disutradarai James Watkins itu telah mengumpulkan US$36,9 juta di pasar domestik Amerika Utara.
Adapun film animasi stop-motion ‘Wildwood’ menempati posisi ketiga dengan pendapatan US$2,39 juta dari 3.100 bioskop.
Di bawah film konser BTS, ‘Wicker’ membukukan pendapatan US$1,43 juta pada Jumat. Film yang dibintangi Olivia Colman, Alexander Skarsgård, dan Peter Dinklage tersebut diperkirakan menambah US$4,1 juta sepanjang akhir pekan, dengan total pendapatan domestik sebelumnya mencapai US$13 juta.
Meski tidak memimpin klasemen harian, capaian film konser BTS menjadi sorotan karena mampu menembus pendapatan US$2 juta hanya dari 1.010 bioskop. Film ini memperlihatkan bahwa konser musisi populer tetap memiliki daya tarik komersial di bioskop, bersaing dengan film dokumenter, horor, dan animasi yang menjangkau ribuan layar.

















