Melihat Lagi Dakwah Syekh Umar Al Yamani Parepare dalam Syiar Islam di Tanah Sulawesi
Wahyono
JAKARTA, (ERAKINI) - Sudah sejak lama masuknya Islam ke wilayah Nusantara dikenal dengan jalan damai dan tetap bisa berdampingan dengan budaya lokal. Salah satu bukti penyebaran Islam dengan tetap menghargai budaya lokal itu berada di wilayah Sulawesi Selatan.
Penyebaran Islam di Sulawesi tidak bisa dilepaskan dari jaringan ulama Sulawesi Selatan. Dan salah satu sosok yang masuk dalam jaringan ulama Sulawesi Selatan dan memiliki andil cukup besar dalam menyebarkan agama Islam adalah Sayid Syekh Umar Al Yamani Parepare.
Sayid Syekh Umar Al Yamani adalah tokoh ulama cukup terkenal di Parepare. Kontribusi Sayid Syekh Umar Al Yamani dalam pengembangan pendidikan Islam di Sulawesi Selatan sudah diakui dan banyak menjadi inspirasi.
Merujuk hasil riset Kemenag tahun 2018, Islam masuk ke Sulawesi Selatan dipicu adanya tekanan yang sangat kuat dari Wahabi Makkah kepada ahl al-bayt yang notabene Ahlussunnah wal Jamaah. Pergolakan di Makkah, Arab Saudi terjadi awal abad ke-20, tepatnya pada 1926.
Kala itu, Sultan Abdul Aziz bin Ibnu Saud mengambil alih kekuasaan pemerintahan Raja Syarif Husain. Akibatnya, banyak ulama besar dari kelompok ahlul bait yang ditangkap dan dipenjara karena dianggap menentang pemerintahan Wahabi.
Tekanan inilah yang mengakibatkan banyak para Sayid dan Habaib melarikan diri dari tanah Makkah menuju belahan negara Indonesia timur termasuk ke daerah Sulawesi. Seperti banyak ulama lainnya yang melarikan diri dari penindasan di Makkah, keberanian Sayid Syekh Umar untuk meninggalkan Makkah demi menyebarkan ajaran Islam di Nusantara. Hal ini juga mencerminkan komitmennya terhadap dakwah dan pengabdian kepada umat.


















