KH Ahmad Dahlan, Sosok Pembaharu Muhammadiyah dari Kauman Yogyakarta
Wahyono
JAKARTA, (ERAKINI) - Sejumlah ulama Tanah Air menyandang gelar Pahlawan Nasional atas kiprah dan kontribusinya dalam kemerdekaan Indonesia hingga pembaruan dalam sistem pendidikan. Salah satu ulama itu adalah sosok KH Ahmad Dahlan.
KH Ahmad Dahlan adalah tokoh pendiri Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Melalui gerakannya di Muhammdiyah, Ahmad Dahlan menjadi salah satu tokoh Islam berpengaruh dalam sejarah Indonesia.
Junus Salam dalam bukunya berjudul “Gerakan Pembaharuan Muhammadiyah” menyebut KH Ahmad Dahlan sebagai tokoh pembaharu dalam pergerakan Islam Indonesia karena ia mengambil peran dalam pendidikan Islam dengan pendekatan yang terbilang modern, Siapa sebenarnya KH Ahmad Dahlan, apa peran dan kiprahnya selama ini?
Masa Kecil dan Latar Belakang Pendidikan
Ahmad Dahlan memiliki nama kecil Muhammad Darwis. Ia adalah anak keempat dari tujuh bersaudara dan termasuk keturunan dari Maulana Malik Ibrahim, salah seorang anggota Walisongo, pelopor dari penyebaran agama Islam di Jawa.
Ketika memasuki usia ke 15 tahun, Ahmad Dahlan pergi melaksanakan ibadah haji dan tinggal selama lima tahun di Makkah. Pada lima tahun periode tersebut, Ahmad Dahlun pun mulai berinteraksi dengan para pemikir pembaharu dalam agama Islam, seperti Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Al Afghani hingga Ibnu Taimiyah. Usai pulang dari Makkah di tahun 1888, ia kemudian mengganti namanya menjadi Ahmad Dahlan.
Menginjak tahun 1903, Ahmad Dahlan pun kembali ke Makkah dan menetap di sana selama dua tahun. Ketika ia kembali ke Makkah untuk kedua kalinya, Ahmad Dahlan pun memiliki kesempatan untuk berguru kepada Syekh Ahmad Khatib yang juga guru dari pendiri Nahdlatul Ulama yaitu KH Hasyim Asyari.
Usai pulang dari Makkah, Ahmad Dahlan menikahi Siti Walidah yaitu sepupunya sendiri dan anak dari kiai Penghulu Haji Fadhil yang kemudian Siti Walidah ini dikenal pula dengan nama Nyai Ahmad Dahlan yaitu seorang pahlawan nasional serta pendiri dari Aisyiyah.


















