Sekretaris BMBPSDM Kemenag: Puasa Jadi Jalan untuk Membangkitkan ‘Sense’ Keadilan
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Puasa akan mengasah dan mengajarkan seseorang untuk berlaku adil. Melalui jalan puasa, seseorang akan membangkitkan sense keadilan terhadap orang lain. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof. Ahmad Zainul Hamdi.
“Allah tahu, ada 2 situasi di mana kita seringkali bisa berbuat tidak adil kepada orang lain. Pertama adalah perasaan benci kita terhadap orang lain membuat kita berlaku tidak adil kepada orang lain. Kedua adalah ketika kita merasa nyaman dengan situasi kita dan kemudian kita kehilangan simpati, kehilangan dengan empati terhadap orang lain yang menjadi korban ketidakadilan,” kata Prof. Inung sapaan akrabnya.
Ia kemudian merinci, yang pertama terkait berlaku tidak adil karena perasaan benci. “Nah, yang pertama ada satu ayat di dalam Al-Quran yang sangat mengingatkan pada kita yaitu surat Al Maidah ayat 8, وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَلَّا تَعْدِلُوْاۗ اِعْدِلُوْاۗ هُوَ اَقْرَبُ لِلتَّقْوٰىۖ
Jadi janganlah perasaan benci kalian, ketidaksukaan kalian terhadap satu kelompok membuat kalian berbuat tidak adil. Berbuat adil lah karena perbuatan adil itu yang akan membawamu pada derajat ketakwaan,” jelasnya,
Prof. Inung mengungkapkan bahwa, seseorang seringkali memang berbuat tidak adil kepada orang lain hanya karena tidak suka. “Padahal kita tahu kita sedang berbuat tidak adil, tapi karena ketidaksukaan kita kebencian kita terhadap orang itu terhadap kelompok itu membuat mengurangi kita tumpul. Nah, padahal keadilan ini lah yang akan membawa kita kepada derajat sebagai seorang Muttaqien, hamba yang Muttaqien,” katanya.
















