AS dan Israel Lancarkan Serangan ke Iran, Ketegangan Global Meningkat
Akhmad Baihaqi Arsyad
DUBAI, (ERAKINI) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa militer AS telah memulai ‘operasi tempur besar-besaran’ terhadap Iran, menyusul serangan pendahuluan yang lebih dulu dilakukan oleh Israel. Ia menegaskan bahwa Teheran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir.
Dalam pernyataan video yang dibagikan di media sosial, Trump menyebut tujuan operasi tersebut adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan apa yang disebutnya sebagai ancaman langsung dari rezim Iran. Ia juga menyatakan komitmen untuk menghancurkan kemampuan rudal Iran.
Serangan Berlapis, Iran Siapkan Balasan
Menurut dua pejabat AS yang berbicara kepada Reuters secara anonim, militer Amerika memulai serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran. Detail cakupan operasi udara dan laut belum sepenuhnya diungkapkan.
Sementara itu, seorang pejabat Iran menyatakan bahwa negaranya tengah menyiapkan respons keras. Media Iran melaporkan sejumlah ledakan terdengar di Teheran dan kota-kota lain seperti Qom, Karaj, Kermanshah, serta Isfahan.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi adanya ledakan di sekitar kantor Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Namun, Presiden Masoud Pezeshkian dilaporkan dalam kondisi aman.


















