Israel Klaim Bunuh 40 Militan Hamas yang Terjebak di Terowongan Gaza
Akhmad Baihaqi Arsyad
YERUSALEM, (ERAKINI) - Di tengah meningkatnya kecaman internasional terhadap operasi militermya di Gaza, Israel kembali mengeluarkan klaim kontroversial. Pada Kamis (4/12/2025), militer Israel menyatakan bahwa mereka telah menewaskan sekitar 40 anggota Hamas yang disebut ‘terjebak’ di jaringan terowongan bawah tanah Rafah, wilayah yang kini sepenuhnya berada di bawah pendudukan pasukan Israel.
Menurut keterangan pejabat Israel dan AS, sekitar 200 pejuang Palestina telah terperangkap selama berbulan-bulan di terowongan tersebut. Sebagian dari mereka disebut tewas dalam bentrokan, sebagian lain menyerah, sementara sisanya masih bertahan. Namun, laporan ini banyak diperdebatkan dan belum mendapatkan konfirmasi menyeluruh dari pihak Palestina.
Upaya diplomatik yang dilakukan Washington dan mediator internasional untuk mendorong para pejuang meletakkan senjata sebagai syarat perpindahan ke wilayah Gaza lainnya juga dilaporkan menemui jalan buntu. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bahkan menyebut negosiasi tersebut sebagai ‘uji coba’ untuk proses pelucutan senjata Hamas di seluruh Gaza, sebuah langkah yang dipandang banyak pihak sebagai strategi politik yang mengabaikan realitas kemanusiaan di lapangan.















