25 Jemaah Ajukan Tanazul, Kemenag Langsung Carikan Slot Penerbangan
Fajar WH
MAKKAH, (ERAKINI) - Kepala Seksi (Kasie) Kesehataan Daker Makkah, Nurul Jamal menyebut, hingga Senin (24/6/2026) pukul 21.00 tercatat ada 25 orang jemaah haji yang mengajukan tanazul (pulang lebih awal dari waktu yang ditetapkan).
Pelaksanaan tanazul/mutasi kloter ini memperhatikan ketersediaan seat (kursi) kosong pada kloter tujuan dan diprioritaskan jemaah haji sakit yang harus segera dipulangkan ke Tanah Air untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif.
Mereka yang sudah mengajukan tanazul ini langsung carikan slot penerbangan agar bisa segera diberangkatkan ke Tanah Air.
“Ini untuk menekan risiko kesehatan yang di Arab Saudi,” kata dia di kantor KKHI, Makkah, Senin (24/6/2024).
Menurut Jamal, mereka yang mengajukan skema tanazaul harus memenuhi beberapa syarat, yakni jemaah itu laiak terbang, bisa dipindahkan tanpa risiko kesehatan (transportable), dan beberapa indikasi medis lainnya. “Sejauh ini proses mereka yang mengajuk tanazul prosesnya lancar,” kata dia.
Hingga 3 Juli mendatang, Jamal memperkirakan akan sebanyak lebih dari 40 orang jemaah yang akan ditanazulkan. Jumlah ini, kata dia, kemungkinan akan terus bertambah.
Mereka yang mengajukan tanazul ini akan mendapat pendampingan dari tim kesehatan Tenaga Kesehatan Kloter.
Di kesempatan yang sama, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan jemaah yang ikut tanazul akan diupayakan bisa ikut dalam embarkasi yang sama.
“Kalau (kloter) SOC, kita jadwalnya SOC berapa, yang tanggal berapa yang bisa membawa jemaah tersebut, dan ada kesediaan seat-nya enggak, nah ini kita kompromikan,” katanya.


















